Dugaan Pungli Di SMPN 29 Nanggalo Padang

oleh -1.040 views

PADANG, SUMBARTODAY-Dugaan pungli yang ada di SMPN 29 Nanggalo Padang,  tercium setelah beberapa wali murid mengeluhkan kepada Sumbartoday.net tentang tindakan oknum pengajar disekolah itu.Ada saja modus yang mereka pergunakan agar dapat mengais keuntungan dari muridnya.Mulai dari berupa sumbangan,pengadaan computer, penjualan LKS yang sekarang diganti dengan nama lain yaitu Bahan Ajar(BA) sampai pembangunan jembatan pun masih dipungut juga kepada muridnya.

Beberapa wali murid membeberkan kepada media ini bahwa setiap hari ada saja biaya yang mereka kucurkan guna kelangsungan kegiatan belajar anak mereka.Salah seorang wali murid mengatakan”saya jadi curiga terhadap oknum guru pengajar disekolah ini,ada saja uang yang harus saya keluarkan hampir setiap hari,mulai dari sumbangan yang dipungut tiap hari 1000,sampai dengan pengadaan komputerpun masih diberatkan kepada siswa”terangnya seraya meminta agar namanya jangan dituliskan.Dia takut kalau ketahuan oleh pihak sekolah anaknya diintimidasi oleh oknum guru disekolah itu.

Saat sumbartoday  melakukan konfirmasi dengana Riswandi S.pd M.pd  selaku kepala sekolah menjelaskan,

”Semua pernyataan wali murid itu tidak benar,kalau masalah pungutan untuk pengadaan computer itu benar,tapi itu semua telah disetujui komite dan tarifnya pun tidak dipatokan sesuai kemampuan saja”jelasnya pada Rabu (08/03)  diruangangnya kemarin.

Riswandi menambahkan “terkadang saya bingung terhadap tindakan wali murid disekolah ini,semua ini sesuai dengan persetujuan komite dan  wali murid tapi kenapa beberapa wali murid ini selalu saja menyalahkan pihak sekolah,dan bukan sekali ini saja media datang kesekolah ini”tukuknya.

Pada hari yang sama Sumbartoday.net  juga mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Ramson M.pd selaku Kabid dikdas menerangkan” saya mengakui memang masih ada saja oknum guru melakukan pungutan terhadap muridnya apalagi daerah kecamatan XXX  dan saya sudah sering memperingatinya”jelasnya. ”terkait masalah pengadaan computer ,Dinas pendidikan tidak pernah menekankan kepada pihak sekolah apalagi memungut biayanya kepada wali murid,kalau memang terbukti saya akan memanggil kepala sekolah tersebut”tambahnya lagi.

Kalau memang ada kegitan pungli dilingkungan sekolah ini jelas oknum guru tersebut sudah mengangkangi Pasal 9 ayat 1 Tentang peraturan kementrian pendidikan dan kebudayaan NO 44 tahun 2012. Dan pasal 423 KUHP tentang penyalah gunaan wewenang atau jabatan dengan maksimal pidana 6 tahun penjara.

Terkait masalah pungutan 1000/hari dengan modus sumbangan,kalau dikalkulasikan jumlahnya sangat mencengangkan dengan database murid 700 orang dengan rutinya pungutanya 3hari saja.Dan masalah pengadaan computer munurut wali murid mereka dikenakan tariff sesuai kelas,kalau untuk kelas satu dikenakan rata-rata Rp 175.000,/murid dan kelas II Rp 200.000/murid.Sementara itu saat  media ini melihat keruangan kelas  untuk melihat computer yang ada sebanyak 24 unit dalam kondisi baru.Kalau pengadaan computer ini sudah disetujui oleh komite sekolah,belum tentu disetujui oleh wali murid.

Ini akan menjadi PR bagi saber pungli yang baru saja dilantik oleh walikota padang guna menindak oknum atau penggiat pendidikan yang tidak bertanggung jawab ini. (Chairur)