Irjen Pol Agung Maryanto “Mobil yang ditembaki polisi Lubuklinggau beli dari leasing

oleh -471 views

LUBUKLINGGAU, SUMBARTODAY.net, -Peristiwa penembakan satu keluarga dalam mobil Honda City oleh polisi dilubuklinggau mulai temukan titik terangnya.Menurut informasi ,mobil korban masih terkait masalah dengan salah satu leasing.

Mobil itu milik yayasan yang belum diketahui namanya dibeli secara kridit pada januari 2017 oleh salah keluarga korban.Sampai terjadinya peristiwa itu,sisa kredit belum dibayar kata kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Maryanto. “Informasi awal,milik yayasan dibeli dari leasing,dikasih DP Januari kemarin dan kredit berikutnya belum dibayar lagi”jelas Agung (24/04).

Diduga ada pergatian pelat asli terhadap mobil tersebut.Sebab,mobil itu seharusnya bernopol Jakarta bukan daerah jambi. “Mungkin ya, mungkin takut, makanya pakai pelat BG biar tidak mencolok,” ujarnya.

Namun, dugaan tersebut belum bisa dipastikan karena korban Diki (30) selaku sopir mobil masih menjalani perawatan intensif di RS Sobirin Lubuklinggau. “Masih dirawat, kita tunggu membaik dulu baru dimintai keterangan,” ucapnya.

Sekedar mengingatkan, kejadian penembakan bermula saat polisi menggelar razia di jalan raya, Selasa (18/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Tiba-tiba, datang mobil Honda City dengan kecepatan cukup kencang.

Begitu dihentikan, mobil tersebut tetap melaju dan menabrak seorang polisi. Beruntung, polisi tersebut tidak mengalami luka serius. Bahkan, warga yang ada di pinggir jalan juga nyaris tertabrak. Mobil mewah itu dikejar polisi namun tak berhasil. Petugas pun melepaskan tembakan ke arah mobil sehingga mengenai seorang penumpang hingga tewas. Beberapa kaca mobil itu pecah terkena peluru.

Para korban terdiri dari Surini (54), yang tewas di tempat dengan tiga luka tembakan di dada. Sementara empat korban lain kritis, masing-masing anak korban Surini, Dewi (35) tertembak di bahu, Indra (33) tertembak di leher, Novianti (30) dan bocah Genta (2) terkena tembakan di kepala, dan Diki (30) yang merupakan sopir mobil sekaligus anak angkat korban Surini terluka di perut akibat peluru polisi. Sumber (merdeka.com)