Disdik Kota Padang Ragu Sekolah Mana Yang Harus Dapat Bantuan Meja Dan Kursi Belajar

oleh -199 views

Padang, Sumbartoday.net, -Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang sampai  saat ini masih dalam keraguan.Sikap ragu yang terlihat di Disdik dalam memilih sekolah mana yang harus dapat bantuan meja dan kursi. Banyaknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang bermukim dikota padang membuat Disdik kebinggungan guna menentukan sekolah mana yang harus  dapat. Dan saking binggungnya, Disdik Padang meminta usulan nama sekolah kepada DPRD Padang.

Hal ini diketahui, saat media melakukan konfirmasi kepada Kabid. Sapras Disdik Padang, Rusdi via seluler  beberapa waktu lalu. Disdik Padang hingga saat ini masih belum menetapkan sekolah yang akan menerima bantuan meja dan kursi belajar SDN tersebut kata Rusdi.

Banyak sekolah yang membutuhkan bantuan ini, sementara jumlah meja dan kursi hanya 1.405 set. Sedangkan yang membutuhkan lebih dari itu. Dengan keterbatasan ini, sehingga perlu ditetapkan skala priotas sekolah yang membutuhkan terang Rusdi lagi.

Dan untuk menentukan sekolah penerima itu, maka Disdik Padang meminta usulan nama-nama sekolah kepada DPRD Padang, ucap Rusdi.

Terkait hal itu, Ketua LSM Garuda, Hendrizon memberi tanggapan apa yang disampaikan Kabid Sapras Disdik Kota Padang tersebut. “Dari penjelasan yang disampaikan Kabid sapras Disdik Kota Padang, Rusdi itu terasa aneh dan janggal” tanggap Hendrizon.

“Darimana asalnya, kok Disdik Padang bisa menetapkan jumlah 1.405 set meja dan kursi belajar SDN Kota Padang tersebut, sementara sekolah yang membutuhkan bantuan meja dan kursi belajar masih belum jelas, tanya Hendrizon heran.

Artinya, Disdik Padang dalam bekerja tidak memiliki regulasi yang jelas, dengan kata lain tidak profesional. Terindikasi, pada paket Pengadaan meja dan kursi belajar untuk SDN hanyalah rekayasa karena tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya tukuk Hendrizon.

Seharusnya, sebelum melakukan pengadaan meja dan kursi ini, Disdik Padang sudah mengantongi nama-nama sekolah serta jumlah kebutuhannya secara real, terangnya lagi.

Yang terjadi malah sebaliknya, setelah anggaran disetujui, baru Disdik Padang kocar-kacir mencari sekolah yang akan menerima bantuan tersebut.

Pada paket pekerjaan pengadaan meja dan kursi sebanyak 1.405 set untuk SDN kota Padang ini, tercium adanya aroma tidak sedap, ucap Hendrizon rada curiga. Pihaknya akan terus mendesak Disdik Padang untuk memberikan data sekolah penerima bantuan meja dan kursi ini katanya lagi.

Menurut informasi, pada Pekerjaan Belanja Modal Pengadaan meubeller untuk SD/SMP Negeri yakni Meja dan Kursi belajar Siswa SD Negeri sebanyak 1.405 set menelan anggaran sebesar Rp850.025.000 sudah ada perusahaan pemenang yang ditunjuk untuk mengerjakannya melalui lelang LPSE Padang, yakni CV. Fajar Harapan dengan harga penawaran sebesar Rp687.747.500.

Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) Garuda akan mengawal penggadaan meja dan kursi ini, dari awal hingga penyalurannya ke sekolah, pungkas Hendrizon. (Cr)