Mencari Lokan, Pria asal Padang Sarai Ini Ditemukan Tak Bernyawa

oleh -982 views

PADANG, SUMBARTODAY – Seorang pemancing di kawasan Pasie Nan Tigo, Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat ditemukan tewas mengambang pada Kamis (29/6/2017) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Yani alias Aciak (52), warga Jalan Teratai Indah RT 03 RW 09, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat ini pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang juga warga setempat, Hendra Antoni (35).
“Saya melihat ada seperti orang yang mengapung tidak jauh dari bibir sungai. Merasa curiga, saya dekati ternyata benar ada seorang pemancing. Saya langsung menghubungi pihak kepolisian,” ujar Anton terbata-bata.
10 menit usai mendapati laporan masyarakat, pihak Polsek Koto Tangah yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Koto Tangah, Kompol Arsyal dan Kanit Binmas, Ipda Umar Yani dan tim gabungan Basarnas Kota Padang yang dipimpin oleh Rescuer SAR Padang, Wan Sugiarto kemudian mengevakuasi jenazah korban ke pinggir sungai dan langsung dilarikan ke Puskesmas Lubuk Buaya.
“Saat ditemukan, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Lubuk Buaya. Korban sendiri ditemukan sekitar empat meter dari bibir sungai,” terang Kapolsek Koto Tangah, Kompol Arsyal melalui Kanit Binmas, Ipda Umar Yani kepada HarianHaluan.com.
Informasi nan berhasil dihimpun HarianHaluan.com di lapangan, korban sendiri diketahui pergi memancing di kawasan Pasir Jambak untuk mencari lokan. Hal tersebut dipastikan oleh Wan Sugiarto, Rescuer SAR Padang. ” Dari keterangan istrinya, pelaku pergi memancing sejak pukul 12.00 WIB siang. Kemungkinan korban tenggelam ketika mencari lokan tersebut,” papar Wan.
Sementara itu, istri korban, Yesi (37) yang mengetahui suami tercinta sudah berpulang selamanya tidak kuat menahan tangis dan harus ditenangkan oleh relawan dan warga setempat. “Uda, kenapa jadinya seperti ini. Ya Allah uda sayang, malang benar nasibmu uda,” pekik perempuan yang mengenakan baju putih dengan motif bunga tersebut. (h/mg-adl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *