Diduga, Proyek Drainase Lapai Jadi Lahan Pungli

oleh -238 views

PADANG,SUMBARTODAY-Diduga, pekerjaan drainase yang berlokasi dilapai tepatnya di perumahan Brandon “SILUMAN” kentara beraroma Pungutan Liar (pungli). pekerjaan yang didanai oleh APBD atau APBN harus transparan. informasi proyek harus terbuka kepada masyarakat, bekas galian sebaiknya tidak diperjual belikan kata salah seorang warga sekitar lokasi pekerajaan yang tidak ingin namanya sebutkan, Sabtu (14/07) kemarin.

Warga tersebut merasa ada yang aneh terkait kegiatan yang menggunakan APBD itu. Pekerjaan terkesan dikebut untuk mengejar progres yang tertinggal, ungkap warga tersebut.

Selain itu, tanah bekas galianpun diduganya sengaja diperjual belikan oleh pihak kontraktor, tuturnya lagi.

“Terlihat, setelah truk dimuat dengan tanah bekas galian oleh alat, seorang karyawan atau pekerja memberikan secarik kertas disinyalir kwitansi bukti pembayaran kepada setiap sopir” kata warga tersebut.

Apakah memperjual belikan bekas galain itu tidak melanggar aturan, tambahnya lagi.

Parahnya, pekerjaan drainase itu tidak menggunakan papan nama(plang proyek) yang wajib diadakan, karena ini menyangkut informasi untuk publik atau masyarakat sekitar khususnya, pungkas warga itu.

Ditempat dan hari yang sama, saat media mengkonfirmasikan kepada salah seorang sopir terkait dugaan jual beli bekas galian tanah itu, sopir tersebut membenarkan dengan mengatakan, “benar saya membeli dengan harga Rp 35.000 per tripnya seraya melihatkan kwitansinya sebagai bukti”.

Dilain pihak, salah seorang karyawan yang akrab disapa Dajun saat dikonfirmasi via selulernya membantah telah menjual bekas galian tersebut kepada sopir atau masyarakat.

“Saya tidak menjual tanah galian ini kepada masyarakat, malahan saya memfasilitasi sopir truk ini dengan memberi uang jasa angkutan sebesar Rp 50.000 per tripnya” terang Dajun.

Menyangkut kwitansi itu, Dajun mengatakan itu sebagai laporan kepada pimpinan atau atasannya,kata Dajun lagi.

Tapi, untuk laporan apa, Dajun tidak menjelaskan kepada media. Sampai berita ini diterbitkan, media masih berupaya mengkonfirmasi pihak terkait lainnya.Tunggu lanjutannya.(CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *