Warga Tuding PT.APK Bekerja Langgar Spek Proyek Jaling Pokir Anggota Dewan

oleh -908 views

Padang,SUMBARTODAY,-Diduga, pekerjaan jalan lingkung milik DPRKPP Kota Padang, sumber pokok-pokok pikir ( pokir ) salah satu anggota dewan kota padang dijadikan sebagai objek lahan meraut keuntungan lebih oleh rekanan dan pihak terkait lainnya.

Sebab, proyek yang dikerjakan PT.Astam Prima Karya (APK) yang diawasi CV.Prillen Konsultan selaku konsultan supervisi, disinyalir sarat KKN, karena, semua ruas yang dikerjakan diKelurahan Dadok Tunggul Hitam kuat dugaan langgar spesifikasi teknis dan administrasi.

Bukan itu saja, teridikasi kontraktor beserta pengawas, sepakat kurangi volume pekerjaan untuk jalan bingkuang induk, 1,2, dan
untuk informasinya pun, rekanan terkesan menutupi terhadap publik, kata Anton , Minggu (09/09) waktu lalu dirumahnya.

Mulai dari pengukuran sampai selesainya jalan beton itu,  tidak terlepas sedikitpun dari pengawasan warga setempat, sebelumnya, salah seorang anggota pada saat pengukuran itu mengakui kalau jalan akan dibeton sampai batas jalan yang diukur ini“, ungkap Anton.

Taunya, saat pelaksanaan malah tidak sesuai dikerjakan dengan jarak yang telah diukur sebelumnya, tandasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Pak Zul,” jalan ini dikerjakan tanpa ada timbunan(urugan) pasir batu(sirtu), jalan hanya ditimbun dengan pasir bewarna kuning seadanya” lanjut Pak Zul.

” bahkan, kontraktor tidak melakukan pemadatan terlebih dahulu sebelum reademix dihampar, sehingga, kwalitas jalan dana aspirasi ini patut dipertanyakan kwalitasnya” ungkapnya lagi.

Seraya menunjukan titik- titik jalan yang diprediksi akan segera rusak, diduga gara-gara kerjaan kontraktor yang asal jadi ini, kata Pak Zul.” jalan tidak akan bertahan untuk jangka waktu setahun, tambah Pak Zul.

Memang kami melihat alat pemadat jalan (Vibratory mini) dilokasi, akan tetapi alat tersebut tidak pernah digunakan, hanya sebagai pajangan saja, karena rusak, ngakunya lagi.

Terakhir dikatakan Pak Zul, “kami sebagai warga jalan bingkuang berharap kepada Dinas terkait dan pihak yang berwenang agar cepat tanggap, dan kami warga jalan ini siap untuk swadaya, apabila jalan ini dibongkar untuk pembuktiannya, kalau negara memang memiliki instansi yang proaktif dalam memberantas korupsi” pungkasnya.

Dilain pihak, saat dikonfrotir kepada Datuk selaku pelaksana lapangan dari PT.Astam Prima Karya terkait tudingan warga jalan bingkuang itu mengatakan,” kami bekerja sesuai speks, namun, kalau memang ada yang rusak kami siap memperbaikinnya” kata Datuk, pada hari yang sama disalah satu cafe dikota ini.

Menurut pengakuannya, pihak kontraktor ada melaksanakan penimbunan jalan menggunakan sirtu dengan ketebalan 10cm, dan juga kontraktor ada melakukan pemadatan, terang Datuk lagi.

Dan kalaupun warga menginginkan pembuktian, kami juga siap untuk melakukan pembuktian apabila itu diperlukan, kami akan ikuti kehendak warga tersebut, tegas Datuk.

Sayangnya, saat ditanya berapa nilai proyek APBD tersebut, Datuk selaku pihak pelaksana mengatakan” saya tidak tahu berapa nilai pekerjaan itu, silahkan tanya kepada PPK langsung” pungkasnya.

Sang kontraktor tidak mengetahui nilai proyek yang dikerjakan.

Sampai berita ini diturunkan, media masih berupaya mengkonfirmasi PPK dan pihak terkait lainnya diproyek APBD tersebut.Tunggu lanjutannya…

(CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *