Arset : Masyarakat Salah Mengartikan

oleh -587 views

Padang,SUMBARTODAY,-Melanjuti berita sebelumnya, ” Program BSPS di Dadok Tunggul Hitam Terindikasi KKN” awak media mengkonfirmasi kepada Arset via seluler dengan nomor 082173030xxx Selasa (23/10) selaku staf ahli dari Anggota DPR RI H.Alek Indra Lukman secara gamblang menjelaskan” BSPS adalah program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(Kement PUPR), yang disalurkan oleh Pak H. Alex Indra Lukman, anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan”kata Arset.

Ini program aspirasi H. Alex Indra Lukman, lanjut Arset, “bukan pokir anggota DPRD, hanya saja, kami sebagai tim staf ahli pak Alex melibatkan anggota DPRD Padang dan kader PDI Perjuangan dalam mengumpulan data calon penerima dan berkordinasi dengan Lurah,RT dan RW di kelurahan tersebuta” tuturnya.

“Saya rasa, tidak ada yg menyatakan kalau itu Pokirnya, hanya saja masyarakat salah mengartikan” sangka Arset.

Baca berita sebelumnya: Program BSPS di Dadok Tunggul Hitam Terindikasi KKN

Lebih rinci Arset memaparkan,”Program BSPS ini dikelola oleh Satker Perumahan,dan tim teknisnya Dinas Perumahan Kota Padang,kemudian Satker terkait merekrut Fasilitator atau Pendamping dalam menjalankan program ini” terangnya.

Selanjutnya, penentuan toko bangunan, ditentukan oleh hasil kesepakatan warga penerima bantuan, dengan sebelumnya mensurvey 3 toko berbeda, untuk mencari toko yg memenuhi syarat dan harga yg paling rendah, lanjut Arset.

“Kalau ada material tidak sesuai spek, semestinya masyarakat tidak menerimanya dan mengembalikan ke toko itu lagi,
karena sejak awal sudah diingatkan kepada lenerima bantuan” kata Arset.

Terakhir dikatakan Arset,” untuk kriteria bantuan rumah Tidak Layak Huni, ada 3 aspek, Keselamatan, Kesehatan dan kecukupan ruang, pungkas Arset.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya memgkonfirmasi pihak terkait lainnya.

(CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *