Garda Pas Dukung KPK Usut Import Beras

oleh -480 views

JAKARTA,SUMBARTODAY-Ketua pendiri Garda Pas Wibisono mendukung upaya Komisi Permberantasan Korupsi (KPK) yang menaruh perhatian serius terhadap ketahanan pangan nasional. Besarnya angka kebutuhan kerap dijadikan alasan untuk impor sekaligus menjadi lahan para pemburu rente mencari keuntungan.

Wibisono menambahkan, pernyataan KPK bahwa kebutuhan impor beras tahun ini juga bertolak belakang dengan data kementerian pertanian (kementan) yang menyatakan ada potensi surplus 16,31 juta ton berasal dari prediksi produksi sebesar 46,7 juta ton dan perkiraan kebutuhan sebanyak 30,37 juta ton.

”Meski belum bisa dibuktikan dalam hal penindakan tapi indikasi kasus impor beras memperkuat adanya persoalan tata niaga beras yang tidak beres,” ujar Wibisono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

”Garda Pas ingin mengawal persoalan import beras ini sampe tuntas, karena sangat merugikan petani dan masyarakat. Terlebih ada dugaan kebohongan data yang tidak valid tentang hitungan data beras,” pungka Wibisono.

Sebelumnya, anggota Komisioner KPK Saut Situmorang mengatakan, hal-hal yang langsung ataupun tidak langsung yang mempengaruhi ketahanan pangan akan menjadi perhatian KPK.

”Bukan hanya pencegahan, tapi KPK juga harus fokus ke penindakan, salah satu yang disorot adalah masalah impor beras. Seperti diketahui Kementrian Perdangangan (Kemendag) menerbitkan izin impor beras sebanyak 2 juta ton, padahal menurut BPS terjadi surplus beras 2,82 juta ton,” kata Saut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *