Pemko Seharusnya Prioritaskan Jalur Evakuasi Tsunami Dalam Pembangunan Kota Padang

oleh -6 views

PADANG,SUMBARTODAY-Merasa dikesampingan, akhirnya warga jalan Denai, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, ungkapkan kekecewaannya, Rabu(14/11) dirumahnya.

Warga yang akrab disapa Abdul Wahab menuturkan,” sudah lama kami memasukan permohonan kepada pemerintah kota padang, agar dapat membangun jalan Denai ini”, tutur Abdul Wahab wakili warga jalan tersebut.

” sementara, jalan ini adalah jalur evakuasi apabila terjadi tsunami, sesuai yang diprogramkan pemerintah sebelumnya” katanya lagi.

“Hampir setiap tahun, kami warga jalan Denai memohon kepada pemerintah, namun, sampai saat ini belum juga ditanggapi”, tambah eks Ketua LPM Kelurahan Dadok Tunggul Hitam itu.

Jadi, terus Abdul Wahab,” Pemerintah terkesan pilih-pilih untuk laksanakan program pembangunan infrastruktur.

Seharusnya, tambah Abdul Wahab, “sebagai jalur evakuasi tsunami, pemerintah prioritaskan untuk sesegera mungkin lakukan pembangunan jalan Denai ini.

Sementara itu, banyaknya pembanguan jalan yang ada dikelurahan ini tidak ada menyentuh dijalan ini, tukasnya.

Padahal apabila terjadi bencana yang tidak diharapkan itu, yang menggunakan jalan Denai ini sebagai jalur evakuasi, bukan hanya warga yang tinggal dijalan ini saja, mungkin seperlima warga kota padang akan memakai jalan ini, jelasnya lagi.

Karena, jalan sepanjang kurang lebih 800 M ini, sebagai penghubung Kelurahan Dadok Tunggul Hitam dengan jalan Bypass, katanya.

Abdul Wagab berharap agar pemerintah saat ini bertindak adil kepada sesama warga yang hidup dikota ini, jangan terkesan menganak tirikan, kepada patahana sekarang, pingkasnya.

Dilain pihak, saat dikonfirmasi kepada salah seorang anggota dewan kota padang Muharlion, berjanji akan menijau lokasi jalan denai tersebut, dihari yang sama via telponnya.

” nanti saya akan agendakan untuk meninjau jalan denai tersebut, sebagai jalur evakuasi tsunami” kata Muharlion.

Sampai berita ini diterbitkan, media masih upaya konfirmasi pihak terkait lainnya.

(CR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *