LSM Komunitas Anak Daerah (KOAD): Polres 50 Kota dituntut Profesional Tangangani Kasus Korupsi Di SKPD

oleh -937 views

PADANG,SUMBARTODAY-Setelah Tim Anti Rasuah Kejaksaan Negeri Payakumbuh membidik kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kini giliran Polres mengusut kasus serupa.

Hingga kini, belasan orang dari berbagai kalangan baik ASN maupun pihak lainnya telah diundang penyidik kepolisian untuk memberikan keterangan terkait kasus yang merugikan keuangan negara miliaran rupiah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis kepada wartawan, Kamis (27/12) di ruang Opsnal Polres setempat.

Hingga kini, Kapolres yang merupakan putra Pesisir Selatan itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan data terhadap kasus yang kerugiannya masih terus dihitung oleh BPKP.

“Laporan Polisi (LP) sudah ada dan telah kita tangani, namun tentu tidak bisa buru-buru. Proses sidik masih terus berjalan dan klarifikasi juga telah banyak kami lakukan, bahkan untuk saksi ahli juga akan kami minta. Hingga saat ini sekitar 13 orang telah kita undang untuk memberikan keterangan/klasifikasi termasuk untuk proses lelang dari kegiatan yang bersumber dari dana APBN itu,” bebernya.

Meski belum mau membeberkan SKPD mana yang dimaksud, Haris menyebutkan bahwa proyek yang diduga terjerat dugaan korupsi tersebut dianggarkan pada tahun 2012 dan 2013.

“Untuk menentukan tersangka, kita menunggu dua alat bukti yang cukup. Sementara untuk SKPD saya rasa kawan-kawan sudah tahu,” kata dia disambut gelak tawa perwira dan wartawan yang hadir.

Sementara Ketua LSM KOAD menjelaskan,”Kami LSM KOAD sudah menagani banyak kasus korupsi, setelah informasi dan data diserahhkan kepihak yang menangani kasus yang dimaksud, tidak jarang kasus-kasus tersebut menguap keudara, Pada awalnya memang kelihatan serius hanya saja dialam perjalanan kami LSM KOAD ragu akan sampai pada tahap P21 apalagi sampai disidangkan jika tidak dikawal bersama, salah satu contok kasus Korupsi Hutan Lindung KTTSS yang dilaporkan ke Polda Sumbar.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *