Yusafni Keluar Lapas, Jaksa Bergerak Cepat

oleh -916 views

Jaksa bergerak cepat. Berita tentang keluarnya terpidana kasus SPJ Fiktif Yusafni dari Rutan Anak Aia ditindaklanjuti dengan mengeksekusinya. Ia dipindah ke Lapas Muaro, Padang. Namun, kelalaian petugas di rutan didesak untuk tetap diproses

PADANG,SUMBARTODAY– Setelah heboh kasus keluarnya napi kasus SPj fiktif yang merugikan keuangan negara hingga Rp62,5 miliar, Yusafni, pihak jaksa bergerak cepat. Mereka langsung mengeksekusi ASN Pemprov Sumbar dan akan dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Anak Aia ke Lapas Klas IA-Padang di Muaro, Rabu (11/7).

Eksekusi itu dilaksanakan Jaksa Muhasnan, SH menindaklanjuti putusan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IA Padang dengan hukuman pidana penjara selama sembilan tahun pada akhir Mei lalu.

“Benar, kami sudah lakukan eksekusi atas putusan pengadilan. Kami berusaha menyelesaikan penanganan perkara secara cepat sesuai yang diamanahkan KUHAP,” kata salah satu tim jaksa kasus ini,¬† Dr Erianto saat dihubungi Haluan, kemarin

Setelah dilaksanakannya eksekusi itu, kata Erianto, maka status Yusafni berubah jadi Narapidana atau warga binaan. Jadi, segala tindak tanduk pria yang bertugas Dinas PU Sumbar ini sudah menjadi tanggung jawab Lapas.

“Tugasnya kami sebagai jaksa sampai melaksanakan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap. Selanjutnya sudah tanggungjawab pihak Rutan, mau dipindahkan atau bagaimananya,” kata alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas ini.

Dikatakannya terkait uang pengganti yang terdapat dalam putusan menyatakan Yusafni harus membayar sebesar Rp62,5 M juga akan diselesaikan dalam waktu dekat.

“Info yang kami dapatkan, Yusafni menyatakan tidak sanggup membayarnya. Namun, kami selesaikan dulu harta benda Yusafni yang sudah disita ini sehingga bisa dinilai berapa kurangnya,” kata Erianto alumni MTI Canduang angkatan tahun 1999 ini.

Sementara  Bob Hasan, selaku Penasehat Hukum (PH) Yusafni menyatakan pihaknya tidak melakukan upaya hukum lain, atau telah menerima atas putusan yang putuskan oleh Majelis hakim.

“Ya kita menyatakan telah menerima, itu sudah upaya yang terbaik. Sementara untuk uang pengganti, klien kami memang tidak sanggup membayarnya,” kata Bob.

Dihubungi terpisah, Kepada Divisi Pemasyarakatan Sunar Agus membenarkan proses eksekusi jaksa terhadap Yusafni. Selanjutnya menjadi tanggungjawab pihak rutan.

Untuk selanjutnya, ia juga telah memerintahkan kepala rutan untuk di pindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Muaro, untuk menjalankan hukumannya.

“Sekarang Yusafni masih di rutan, dalam waktu dekat akan dipindahkan ke Lapas Muaro untuk menjalani masa hukumannya itu,” ujarnya.

Ia tak memungkiri, pemindahan Yusafni dari Rutan Anak Aia ke Lapas Muaro Padang tidak lepas dari antisipasi kelalaian memberikan izin keluar oleh petugas rutan yang menjadi perhatian publik sejak kemarin itu.

“Kami tidak ingin kondisi itu terjadi kembali, apalagi secara pengelolaan di Lapas Muaro lebih baik,” katanya.(Red)

(sumber Haluan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *