BPN Prabowo Tepis TKN Jokowi soal Skenario Kalah

oleh -547 views

PADANG,SUMBARTODAY-Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin berbicara soal upaya mendelegitimasi KPU serta skenario desain kalah. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menepis TKN.

“Jadi terlalu banyak temuan-temuan yang di mata masyarakat menunjukkan ketidakadilan, namun keterlambatan KPU dan Bawaslu dalam menindak lanjuti sikap serta tindakan-tindakan aparat atau petugas keamanan yang dinilai oleh masyarakat berpihak dan melanggar aturan itu terlalu banyak,” kata juru debat BPN Sodik Mudjahid kepada wartawan, Selasa (5/3/2019).

“Kami melihat hal itu seperti pembiaran oleh KPU serta Bawaslu,” sebut Sodik.

Sodik mengatakan hal-hal di atas menjadi alasan mereka mengingatkan KPU dan Bawaslu. Sodik menyebut BPN hanya ingin penyelenggara maupun pengawas pemilu bersikap independen.

“Atas dasar itulah tentu dan kami mengingatkan KPU dan Bawalsu agar benar-benar di masa demokrasi ini, di masa reformasi ini betul-betul independen, sebetulnya tujuan kami hanya itu,” sebutnya.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan tak ada desain skenario kekalahan yang disiapkan BPN. Dia yakin paslon nomor urut 02 bakal menang pilpres.

“Tidak, kalau bicara kalah menang, angka survey Prabowocenderung naik terus, iya nggak?, kita masih bekerja secara sistematik, bekerja cool, yang tampak panik kan di sana,” ucap Sodik.

Anggota DPR itu meminta setiap peringatan dari BPN harus dilihat jernih. Jika ada laporan masyarakat, dia berharap KPU dan Bawaslu bisa menindaklanjutinya.

“Ini adalah sebuah¬†warning¬†dan semua pihak jangan ada yang tersinggung dengan hal itu. Semua pihak 01 dan 02 harus semangat mengajak KPU dan Bawaslu untuk bertindak sesuai UU,” ucap Sodik.

“Sama sekali tidak, tidak ada, dan masyarakat di satu sisi saya mengajak untuk terus mengawasi dan melaporkan jika ada kejanggalan dan kepada masyarakat, kepada relawan, dimohon sabar untuk menunggu tindakan KPU dan Bawalsu yang dianggap lnat sehingga dianggap tidak fair oleh mereka,” imbuh Sodik.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyebut ada upaya desain skenario kekalahan di Pilpres 2019. TKN mengungkit sejumlah tudingan terkait dugaan kecurangan pemilu.

Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily mengatakan syarat demokrasi ialah penyelenggara pemilu yang menunjukkan profesionalitas dan netralitas. Menurut pantauan TKN, penyelenggara pemilu saat ini menunjukkan profesionalisme dan tidak bisa memihak kepada salah satu paslon. Dia lantas menyoroti narasi-narasi yang menurutnya mengarah kepada pembentukan alibi jika kalah.

“Kan ada Bawaslu, ada DKPP, secara politik diawasi oleh DPR, oleh Komisi II, Jadi kami menduga ada upaya yang sistematis untuk melakukan kecurangan terhadap pemilu sekarang ini dengan cara menyampaikan narasi-narasi yang menurut kami sangat tendensius mengarah kepada alibi kekalahan,” ucap Ace di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Senin (4/3).(Red)

(sumber DetikNews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *