Gawat,Bank Nagari Menghindar, Capem Banda Buek akan Disegel

oleh -1.177 views

PADANG,SUMBARTODAY-Tindak lanjut permasalan perampasan hak oleh Bank Nagari, terus saja berlanjut. Usai melakukan mediasi atas tindakan yang akan menyegel Kantor Cabang Pembantu Bank Nagari Pasar Banda Buek Padang, kini tim advokasi permasalahan pasar Banda Buek temui Direksi Bank Nagari, Senin (20/5)

Menurut Jeck selaku juru bicara tim Advokasi tersebut menjelaskan kedatangan pihaknya menemui Dirut Bank Nagari, hanya untuk menjelaskan bahwa keberadaan Bank Nagari di Pasar Banda Buek tersebut, merupakan tindakan ilegal.

“Kami hanya ingin menjelaskan bahwa Bank Nagari telah melakukan kelalaian dengan menempati lokasi yang sesungguhnya masih dalam masalah perdata antara pihak Pemko Padang dengan KAN Lubuk Kilangan, yang mana semuanya tertuang dalam surat kesepakatan dengan nomor 17/KB-BMK/V/2006, tentang hak KAN Luki dalam pengelolaan Pasar Banda Buek, jadi kedatangan kami ke Bank nagari adalah untuk mencari solusi,” jelasnya kepada SUMBARTODAY

Ia juga menjelaskan bahwa dengan adanya sengketa ini, tentunya pihak Bank Nagari yang selama ini telah menguasai serta menempati lokasi tersebut harus dapat menjelaskan.

“Kita datang meminta penjelasan kepada pihak Bank Nagari, atas dasar apa mereka menempati lokasi yang jelas-jelas sedang bermasalah tersebut. kami berharap pihak Direksi beriktikad baik, setelah kami menunggu beberapa saat kami tidak menyangka jajaran direksi ini sepertinya enggan untuk bertemu kami dengan bebagai alasan. Untuk itu kami hanya memberikan waktu kepada pihak Bank Nagari sportif, jika dalam waktu 3 hari kedepan masih tidak ada tanggapan, maka kantor bank nagari pasar Banda buek atas dasar perjanjian Client kami dengan Pemko Padang belum ada penyelesaian, jika benar-benar kami segel, tentunya akan berdampak terhadap nama baik bank Nagari tersebut,” tegas Jeck.

Sementara itu Indrawan, selaku ketua LSM KOAD yang turut hadir dalam tim tersebut, merasa tidak heran lagi dengan apa yang dilakukan pihak bank nagari. Menurutnya semua dugaan penyimpangan serta kesalahan yang dilakukan oknum-oknum pejabat Bank Nagari seperti sengaja ditutupi.

“Ini bukan menjadi rahasia lagi, para oknum pejabat-pejabat bank ini, banyak tersangkut kasus-kasus korupsi, tentunya dengan menutupi kesalahan-kesalahan, akan dapat menyelamatkan pejabat yang lainnya, dan ini terus menerus dilakukan pihak bank, sehingga akhirnya laba dari bank ini, habis untuk menutup-nutupi semua kasus yang ada di bank nagari ini, tentu akhirnya masyarakat dan Pemilik sahamlah yang akan menjadi korban,” tegas Indra (Def)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *