Polres dan Kejaksaan Dharmasraya, Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Dalam Sumur

oleh -994 views

Dharmasraya, Sumbartoday
Untuk melengkapi berkas kasus Misteri Pembunuhan wanita di dalam Sumur yang terjadi di daerah Bukit Barangan Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya yang terjadi pada hari senin 22 April 2019 yang lalu.

Anggota Satuan Reskim Polres Dharmasraya bersama Kejaksaan Negeri Dharmasraya menggelar Rekontruksi Pembunuhan tersebut yang di hadiri oleh Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Ardy Zulhasbi Nasution,S.IK dan Werri SH Kasi Pidum Kejakasaan Negeri Dharmasraya kemudian Kuasa Hukum Martalena SH. Serta keluarga korban yang ikut hadir Kegaiatan Rekontruksi

Pembunuhan pada hari selasa (21/05/2019) di lakukan di halaman Polres Dharmasraya.
Dalam pelaksanan Rekontruksi Pembunuhan dalam kasus Pembunuhan wanita di dalam Sumur sebanyak dua belas adegan yang di lakukan pelaku hingga di korban di masukan ke dalam sumur ,

Kapolres Dharmasraya AKBP. Imran Amir, S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Ardy Zulhasbi Nasution,S.IK mengatakan kepada awak media pada hari ini kami Satuan Reskim Polres Dharmasraya bersama Kejaksaan Negeri Dharmasraya yang didampangi kuasa hukum ibu Martalena SH.menggalar kasus Pembunuhan wanita di dalam Sumur yang terjadi di daerah Bukit Barangan Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung.Kabupaten Dharmasraya yang terjadi pada hari senin malam 22 April 2019 yang lalu yang di temukan oleh warga.
Recananya Rekontruksi Pembunuhan akan kami gelar di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) Rumah Korban di daerah di daerah Bukit Barangan Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung.Kabupaten Dharmasraya,Demi keamanam pelaksaan Rekontruksi Pembunuhan,kami pindahkan di halaman belakang Polres Dharmasraya untuk mengindar tidak terjadi amukan masa kepada pelaku.

Dalam pelaksanan Rekontruksi Pembunuhan dalam kasus Pembunuhan wanita di dalam Sumur sebanyak dua belas adegan yang di lakukan pelaku Kasmon Efendi umur 21 tahun. Adalah suami korban yang bernama Syanida umur 40 tahun yang di temukan di dalam sumur dengan kodisi sudah meninggal dunia. pelaku Kasmon Efendi mengakui perbutannya telah melakukan pembunuhan terhadap korban,yang awalnya terjadinya cekcok antara korban dengan tersangka, ketika korban meminta tolong kepada pelaku untuk membelikan ikan ke pasar, dan tersangka tidak mau, kemudian korban kembali minta tolong untuk mengangkat barang ke depan rumah karena dia berjualan, karena tidak mau membantu,maka istri marah dan menendang suami.

Mendapatkan tendangan tersebut, pelaku langsung memukuli korban dengan bertubi-tubi sampai meninggal dunia, walaupun korban sempat melawan dan menendang tersangka, namun karena kalah kuat akhirnya korban tewas di tempat kejadian. Mengetahui korban telah tewas, pelaku mengambil perhiasan dua cincin dan gelang emas yang terpasang di tubuh korban,Karena Pelaku ini panik melihat korban tidak bernyawa lagi dan selanjutnya korban dimasukan ke sumur dengan kedalaman enam meter yang berjarak tidak jauh tepat kejadian pertama.dan kemudian pelaku melarikan diri ke daerah kawasan Perkebunan Sawit PT SMP di Jorong Sungai Langkiang Kenagarian Koto

Besar Kecamatan Koto Besar pada Selasa (23/04) lalu yang berhasil di tangkap.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku di dijerat dengan pasal 338 KUHP dan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara atau semur hidup,yang telah menghilangkan nyawa orang lain tegas Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Ardy Zulhasbi Nasution,S.IK (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *