Jenderal Merah, Jenderal Hijau, Dan Jenderal Merah Putih

oleh -293 views

PADANG,SUMBARTODAY-LB Moerdani, Ali Moertopo dan Sudomo adalah 3 sekawan yang menjadi operator politik Soeharto yang paling ganas. Mereka sering dikelompokan dalam “jenderal-jenderal merah”. Di awal-awal kekuasaan Soeharto, mereka bersama-sama Soeharto menumpas musuh bersama.

Ekstrem kanan yaitu kelompok fundamentalis Islam dan ekstrem kiri komunisme. Tahun 1965 sampai 1970 mereka menumpas komunisme. Tahun 1970 sampai akhir 1980 mereka menumpas ekstrem kanan, yaitu kelompok Islam.

Hebatnya, di saat menumpas komunisme mereka menggunakan kekuatan kelompok Islam, terutama NU. Setelah komunisme wafat, Soeharto dan jendralnya ini mulai menggilas kelompok Islam. Tokoh-tokoh Islam dan tentara yang “bandel”, dikelompokkan di dalam Petisi 50. Partai Islam dijadikan satu di dalam PPP.

Tokoh-tokoh Islam Masyumi dll, dilarang berpolitik. Lambat laun LB Moerdani menjadi kuat dengan menguasai ABRI. Loyalitas perwira ABRI terhadap LB Moerdani tak dipungkiri lagi. LB Moerdani mulai “berani’ dengan Soeharto.

Sebagai hukuman, Soeharto mulai merangkul Habibie dan membentuk organisasi cendekiawan muslim, ICMI. Banyak proyek yang tadinya dikuasai militer diserahkan ke Habibie. Walhasil, Habibie dan ICMI tidak disenangi tentara saat itu. Di militer, Soeharto mulai membersihkan siapa saja pengikut Moerdani.

Awal Th 1993 Soeharto mengganti Edi Sudrajat yang baru 3 bulan menjabat, digantikan Faesal Tanjung. Hartono menjadi KSAD. Pengangkatan keduanya dipandang sebagai perubahan sikap Soeharto terhadap Islam.

Faesal Tanjung dan Hartono adalah dua jenderal dari latar belakang santri, yang selama ini disingkirkan di masa Moerdani. Mereka disebut “jendral-jendral hijau”. Ironisnya yang disingkirkan inilah yang dipakai Soeharto memimpin ABRI. Dengan kata lain, kelompok yang dipakai memukul Moerdani adalah kelompok “ciptaan” Moerdani sendiri.

Sudah menjadi politik Soeharto, tidak ada yang bisa tumbuh sendiri tanpa penyeimbang. Saat mempromosikan jendral hijau, Soeharto juga mempromosikan “jendral-jendral merah putih”, seperti AM, Hendropriyono, Wiranto dan SBY menduduki posisi strategis di militer.

Puncak dari politik Soeharto terhadap tentara adalah pergantian Pangab dari Moerdani ke Try Soetrisno, th 1988. Walau dituduh berkali-kali LB. Moerdani akan melakukan Kudeta, tapi sampai masa jabatannya tidak terbukti.

Jenderal-jenderal merah, hijau dan merah putih adalah bentuk politik Soeharto di dalam tubuh tentara. Soeharto sudah tahu ada intrik di tubuh tentara, tapi membiarkannya. Sekarang, Soeharto sudah memiliki kendaraan baru untuk melanggengkan kekuasaannya, yaitu ICMI.

Di tubuh tentara dia sudah berhasil menyingkirkan hegemoni LB Moerdani. Sayangnya, Soeharto tidak memperhitungkan Gus Dur. Gus Dur jeli melihat politik Soeharto. Untuk menyeimbangi ICMI, th 1991 Gus Dur membentuk Forum Demokrasi, organisasi pluralisme dan demokrasi.

Ketenaran dan pengaruh Gus Dur membuat organisasi ini mendapat kepercayaan publik. Gus Dur susah dibungkam karena mempunyai basis masa NU. Soeharto tidak senang dengan organisasi ini.

Menjelang pemilu 1992, banyak pertemuan Forum Demokrasi yang dibubarkan. Soeharto pernah mengirim Prabowo untuk membawa pesan kepada Gus Dur. Prabowo mengingatkan Gus Dur agar tidak turut campur urusan politik, dan menyetujui dipilihnya Soeharto kembali. Tapi, Gus Dur mbalelo.

Prabowo sendiri merasa dikhianati keluarga Cendana. Sedangkan keluarga Cendana beranggapan Prabowo yang mengkhianati mereka. Jenderal merah, hijau dan merah putih hanya intrik politik Soeharto untuk melanggengkan kekuasaannya. Beruntunglah sekarang TNI kita sangat sukses mereformasi dirinya, menuju TNI yang profesional, menuju cita-cita Jendral Besar Soedirman.

Faksi merah memiliki prinsip anti Islamis dan mengedepankan operasi militer serta cenderung keras didalam bersikap, faksi hijau lebih mengedepankan persuasif dalam pemberian pemahaman dan Islamis. LB Moerdani adalah sebuah contoh tokoh faksi merah, M. Jusuf adalah sebuah contoh tokoh faksi hijau.
Masa nya berubah,  masuk era AM Hendropriyono sebagai tokoh faksi merah, dan masa berubah : masuk era prabowo subianto sebagai tokoh faksi hijau. Faksi merah : LB Moerdani,  AM Hendropriyono,  LB Panjaitan, Gorries Merre kumpulan jenderal dekat dengan operasi anti Islam. Faksi hijau : M.Jusuf,  Prabowo Subianto, Sjafrie Sjamsoedin,  ZA Maulani, Kivlan Zein,  para jenderal dengan persuasif ke Islam-an.
Masing  ingat peristiwa priok, talangsari hingga peristiwa anti terorisme ?itulah buah karya faksi merah. Kedekatan para jenderal faksi merah dengan pengusaha Tomy winata,  biasa di dudukkan sebagai komisaris perusahaan Artha Graha. Ingat ketika Gorries Merre pendiri dan yang membidani tebentuknya densus 88,  tidak hadir rapat di DPR karena lebih memilih ikut Tomy Winata dan AM Hendropriyono.
Ingat peralatan alat sadap milik KPK yang di impor dari israel atas nama perusahaan Tomy Winata dengan dasar rekomendasi Hendropriyono. Ingat pertemuan tiga Jenderal : nugroho djayusman, ryamizard ryacudu dan hendropriyono  di bali sehari sebelum peristiwa bom bali, mengapa saya beri slide peristiwa faksi merah  karena semua ibarat sebuah benang merah untuk suksesi 2014 ini | #jokowi-jk.
Semua nama jenderal faksi merah era saat ini menjadi bagian tim sukses seorang jokowi. Ibarat membangun sebuah kesatuan kubu, mereka berkumpul dalam satu  dibalik suksesi seorang jokowi #hendropriyono.  Ada apa? mereka para jenderal faksi merah dan pengusaha kelompok naga bersatu di balik suksesi jokowi.
Semua bermula pada tahun 2001 era pasca 9 september ( 9/11 ) amerika mengkampanyekan perang dibalut aksi anti terorisme. Hendropriyono adalah kepala BIN yang dpilih pemerintah megawati (2001-2004 ) awal operasi anti kaum islamis dibalut operasi anti terorisme.  Solo adalah kota dimana pesantren al mukmin ngruki milik abu bakar ba’asyir berada | #jokowi adalah walikota solo.
Analogi kejadian bom bali 1 mirip kejadian peristiwa penculikan tahun 98,  ada tim lain yang bekerja. Taktik strategik faksi merah ada team lain yang bekerja yang membuat bom berdaya ledak tinggi diluar imam samudera cs  menumpang agenda  #Jebakan.  Ciri khas kerja operasional faksi merah : selalu ada team sapu bersih dan memastikan semuanya sesuai skenario | #settingan.
Dan jenderal yang biasa menduduki sebagai komandan operasi sapu bersih adalah : #Hendropriyono faksi merah. Ada team lain yang bekerja,  cek kasus apa saja? peristiwa 27 juli, peristiwa priok, penculikan aktivis, bom bali, Antasari Azhar.  Team lain yang bekerja :  made in faksi merah ,  ciri khas , karakteristik
Alat penyadap tersebut dnamakan ATIS Gueher Gmbh buatan Jerman. ATIS (Audio Telecommunication International Systems) ada 5 negara produsen ATIS (jerman,inggris,prancis, amerika serikat dan ISRAEL) | http://t.co/IR6buxE8I
Data tentang pesantren al mukmin ngruki solo itu adalah sejarah berdirinya | jalan Gading Kidul No 72 A Solo. silahkan dicek link berikut ini | http://t.co/fFCaMlD3ex.
Dan pada saat suksesi 2014 ini para jenderal faksi merah berada dibelakang suksesi seorang jokowi, dari AM hendropriyono, RR, DB, hingga LB Panjaitan berada dibelakang sosok jokowi. Sejarah memang yang mengantarkan sosok jokowi tak bisa lepas dari  solo – karen brooker (CIA) dan Abu bakar ba’asyir = anti terorisme.
Amerika pula lah yang mengistimewakan kota solo dalam klasifikasi dan berharap tidak ada tokoh muslim konservatif menduduki kota solo, dan amerika lebih ‘memperhatikan’ solo dibandingkan kota lainnya di indonesia,  karena faktor abu bakar ba’asyir. Bahkan amerika menanam agen nya CIA di solo khusus untuk abu bakar ba’asyir,  salah satu nya karen brooker.  Amerika dan jokowi terkait abu bakar ba’asyir : sebuah relasi melahirkan suksesi nasional. silahkan disimak | http://t.co/pUiql5Isuv
Dari hubungan seorang walikota sebuah kota yang diistimewakan tekait operasi anti terorisme, dibina dari posisi walikota untuk suksesi nasional. Jokowi bisa menapak suksesi nasional berkat jasa seorang abu bakar ba’asyir yang di dzalimi dengan label teroris. Hendropriyono yang memang kepala BIN pada saat itu juga ditunjuk sebagai ketua bappilu PDIP 2004,  aktor dibalik terpilihnya jokowi 2005.
Semua berawal dari Solo, Amerika, Abu Bakar Ba’asyir,  terorisme, Walikota Solo,  pembinaan relasi BIN.  suksesi nasional. Dua kali periode jokowi terpilih jadi walikota solo demi lancarnya settingan amerika dalam operasi anti terorisme kepada sosok ba’asyir. Dan dua kali itu pula, sosok hendropriyono selalu berada di belakang jokowi,  hingga saat ini .
Sejak dari solo,  jokowi sudah menjadi boneka, dan sudah menjalani dengan baik, Amerika senang , Abu Bakar Ba’asyir menjadi settingan. Ustadz Abu Bakar Ba’asyir hanya korban permainan terorisme ala amerika.  Settingan ponpes ngruki yang dibuat opini basis pelaku teroris. Dari hal tersebut : jokowi berhasil menjadi walikota terbaik nomor tiga di dunia , settingan amerika  atas kesetian jokowi menjadi boneka.
Publik indonesia tidak ada yang melihat keanehan hal tersebut, lebih melihat sosok jokowi sang boneka yang buatan team sukses luar. Jokowi sudah dsiapkan sejak 2005, direkrut dan dibina hendropriyono (ketua bappilu PDIP 2004/BIN) menjadi walikota solo, pesanan Amerika. Jokowi di ibaratkan menjadi bancakan semua pihak,  amerika conection,  jenderal faksi merah dan  pengusaha kelompok naga.
Jokowi dengan James T Riyadi ada sejak koneksi hillary clinton sebagai menteri luar negeri,  rekomendasi Partai Demokrat Amerika.  Dulu Menlu Amerika lah yang punya kepentingan terhadap operasi anti terorisme di luar amerika,  #ba‘asyir.  Dan di tangan Menlu Amerika lah,  kebijakan agen CIA bisa di tanam di sebuah kota di sebuah negara,  karen brooke di solo  #jokow. 
Tagline Jokowi Presiden RI resmi sejak priode kedua jokowi menjadi walikota solo,  lukminto-james T Riyadi-Tomy Winata. Suksesi dengan hanya bermodal strategik semata tanpa pengusaha besar yang memodali adalah hal sia sia, hendropriyono tahu itu. Hendropriyono sudah sejak lama menjadi bagian bisnis besar artha graha milik  tomy winata  dan duduk sebagai komisaris | #pemodal.
Strategik dan pemodal sudah diperoleh,  jalan instan dibutuhkan. Suksesi Gubernur DKI jawabannya, TW koordinir kelompok naga.  Publik tidak paham,  bukti adanya kongkalikong pemodal terkait suksesi jokowi | terletak pada peristiwa Djan faridz dan Tanah Abang. Jasa TW lah yang membuat Djan Faridz membatalkan niatnya menjadi calon Gubernur DKI, sehingga melancarkan suara jokowi.
Jenderal faksi merah (Hendropriyono, Theo Sjafie koneksi, LB Panjaitan, RR dan DB) ditambah kekuatan pemodal (TW, JTR, kelompok naga). Semua kini berada dibalik suksesi #jokowi, jenderal faksi merah kelompok naga. Suksesi panjang diawali dengan sejarah operasi anti terorisme solo utuk indonesia.  Akhirnya menjadi bancakan klompok naga boneka Amerika.
Faksi merah lah pelanggar HAM,  yang berlindung atas nama HAM  kubu dibelakang jokowi.  #suksesi. Sementara faksi hijau adalah kubu yang melawan hegemoni faksi merah di TNI  #suksesi. Contoh pada 83 | seorang jenderal bernama LB Moerdani di lawan seorang kapten bernama Prabowo Subianto atas issu kudeta yang ada.
Sejak saat itu lah Prabowo Subianto menjadi musuh bersama para jenderal faksi merah pendukung LB Moerdani. Hingga akhirnya issu pasukan mawar penculikan aktivis yang menyeret nama Prabowo sebagai pelakunya,  padahal itu semua settingan faksi merah. Seperti issu kudeta yang akan dilakukan prabowo  itu adalah settingan balasan faksi merah  atas peristiwa kudeta moerdani tahun 83.
Standar operasi SOP dalam operasi militer  akan ada team lain yang bekerja memastikan sesuai settingan  penculikkan aktivis. Bukan Prabowo Subianto pelaku penculikkan 13 aktivis yang hilang sampai saat ini,  ada team operasi lain (yang tidak dikenal) yang lakukan ujar SS.  Dan operate team yang lain itu kini berada di kubu timses #jokowi, | bravo faksi merah kata jenderal SS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *