Pengadilan Negeri Pasbar Lakukan Sidang Tunggal

oleh -106 views
PASBAR,SUMBARTODAY-Pengadilan Negeri Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, lakukan sidang tunggal, hal ini dikarenakan salah seorang Hakim Pengadilan Negri menjalani cuti hingga bulan agustus. Rabu(12/6).

Pada umumnya majelis hakim dalam persidangan perkara di lakukan dengan tiga orang hakim, tapi di karenakan beberapa hal Mahkamah Agung memperbolehkan Pengadilan Negeri Pasaman Barat menggelar sidang dengan hakim tunggal.

Humas Pengadilan Negeri Pasaman Barat Zulfikar Berlian, SH., mengatakan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia mengeluarkan dispensasi penanganan perkara hakim tunggal di Pengadilan Negeri Pasaman Barat. Dikarenakan Pengadilan Negeri tersebut Kekurangan hakim.

“Berdasarkan surat ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia no 116/KMA/HK.01/04/2019 tertanggal 25 april 2019 Pengadilan Negeri Pasaman Barat diberikan dispensasi dengan hakim tunggal dengan catatan jumlah hakim terpenuhi untuk bersidang.”ujarnya

Pada saat ini Pengadilan Negeri Pasaman Barat hanya tingal dua orang hakim yang Berdinas yaitu wakil ketua ketua Pengadilan Negeri Pasaman Barat Aries Soleh Efendi dan salah seorang Hakim Zulfikar Berlian.

“Salah seorang hakim yang masih berdinas di Pengadilan Negeri Pasaman Barat Ramlah mutiah sedang menjalankan cuti karena melahirkan, sampai bulan Agustus, sementara Ketua PN Pasaman Barat Eko Agus Siswanto di promosikan menjadi hakim PN Surabaya berdasarkan rapat tim promosi dan mutasi hakim pada tanggal 28 maret 2019.” Tambahnya

Berdasarkan pada pasal 11 Ayat 1 dan 2 UU Republik Indonesia No. 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman susunan Persidangan untuk semua pengadilan adalah dalam bentuk majelis sekurang-kurangnya terdiri dari tiga orang Hakim.

“Mengetahui keberadaan hakim yang tinggal dua, Kami memberitahukannya dan Ketua Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan surat tentang dispensasi atau izin sidang dengan hakim tunggal” Kata Zulfikar

Ia menjelaskan apabila jumlah hakim telah terpenuhi untuk bersidang dengan susunan majelis maka perkara yang ada harus di sidangkan oleh mejelis hakim.(ulum/dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *