Tahun 2019 Baznas Kota Padang Targetkan Himpun Zakat Rp32 Miliar

oleh -13 views

PADANG,SUMBARTODAY-Alhamdulillah, dukungan semua pihak pada 2018  lalu, Baznas Kota Padang berhasil mengumpulkan zakat  mencapai Rp 23,6 miliar, melebihi target Rp Rp 22,5 miliar.

Sedangkan target yang ingin dicapai pada tahun 2019 ini, untuk zakat dari aparatur sipil negara ditargetkan sebesar Rp 18 miliar sedangan sisanya sebesar Rp 12 miliar ditargetkan dari pihak swasta.

Untuk mencapai target tersebut, Baznas Kota Padang  melaksanakan berbagai program seperti  membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  di kantor-kantor pemerintahan  dan   instansi vertikal  lainnya.

Baznas Kota Padang  telah melaksanakan  kegiatan pemungutan zakat antara lain di  BPJS Ketenagakerjaan, PDAM, Kodim 0312 Padang. Dan saat ini juga sedang  melakukan penjajakan dengan Polresta Padang untuk membuka UPZ .

Tidak hanya itu, jajaran  Baznas Padang  terus menggencarkan sosialisasi kepada pedagang, seperti pedagang emas dan pedagang ikan kering yang memiliki omzet lumayan banyak di kota ini. diharapkan mereka juga nyalurkan zakat melalui Baznas  di kota ini pula.

Dana yang terkumpul disalurkan Baznas Kota Padang kepada  masyarakat yang berhak menerimanya. Saat ini Baznas  masih menyasar  fakir miskin melalui berbagai program seperti Program “Padang Sehat, Padang Cerdas, kegiatan Bazar Murah  yang diselenggarakan  Baznas Kota Padang dan Bedah Rumah serta program lainnya.

Hanya saja Masyarakat harus lebih peduli dan sama-sama mengawasi penyaluran dana zakat didaerah masing masing, karena jumlahnya cukup besar sehingga semua yang mendapatkan kepercayaan menjadi pengurus haruslah berhati hati.

Dana zakat adalah dana yang dibayarkan oleh umat Islam sebagai kewajiban, penerimanyapun sudah diatur oleh Allah dalam Alquran, Hal ini harus menjadi perhatian publik didaerah ini. Berbagai dalih dapat saja dilakukan untuk memanfaatkan dana zakat ini, terutama oleh orang orang yang memiliki kuasa dalam melakukan penyalurannya. Indrawan menerangkan

UPZ Tuah sakato adalah Unit pengumpul zakat yang telah dibentuk, dari sinilah dana zakat dikumpulkan yang kemudian akan diserahkan kepada Baznas diharapkan LSM Sumbar harus ikut mengawasi penggunaan dana zakat ini pungkas Indrawan ketua LSM Komunitas Anak Daerah (LSM KOAD). (Red)

(sumber dikutip dari HarianHaluan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *