Ketua LSM KOAD : Pemimpin Tidak Boleh Bohong, Pemimpin Haruslah Amanah

oleh -16 views

PADANG,SUMBARTODAY–berikut ini adalah berita yang telah di realis Metrokini.com: Langkah Mahyeldi Ansharullah untuk maju ke pemilihan gubernur Sumbar makin jelas. Jika terpilih, Mahyeldi mengaku siap melanjutkan program Irwan Prayitno.

“Jika diberikan amanah, kita harus melanjutkan apa yang sudah digagas oleh pak Irwan. Karena banyak program pak Irwan yang bagus,”sebutnya di Auditorium Gubernuran Sumbar, kemarin.

Dikatakannya, banyak program yang sudah digagas oleh Irwan Prayitno dalam kepemimpinan. Hal itu terbukti dengan banyaknya penghargaan nasional yang diraih Irwan Prayitno. Selain itu juga kebijakan-kebijakan pro rakyat.

Selain itu, Mahyeldi juga akan menindaklanjuti semua perjanjian kerjasama yang sudah dijalin oleh Irwan Prayitno dengan investor dari luar negeri. Karena Sumbar memang membutuhkan investor untuk bisa membangun dunia usaha.

“Pak Irwan selama ini sudah banyak menjalin kerjasama, ini akan kita tindaklanjuti. Sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat dengan adanya usaha-usaha baru yang dibangun investor,”ulasnya.

Alasannya memilih untuk melanjutkan, karena apa yang dilakukan Irwan Prayitno sudah lebih baik. Hanya perlu penguatan ke depannya.

“PKS ada di luar pemerintah itu kan hanya pilihan politik. Tujuannya tetap sama, untuk membangun negara ini. Jadi jangan ragukan komitmen pemerintah pusat untuk tetap akan mengucurkan APBN ke Sumbar,”ujarnya. (demikian dikutip dari Metrokini.com)

Indrawan ketua LSM Komunitas Anak Daerah (KOAD) menanggapi berita yang ditulis Metrokini.com, terkait rencana Mahyeldi Walikota yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu,

“Masyarakat akan menilai, jika bapak Walikota Mahyeldi meninggalkan amanah yang telah dipercayakan padanya. jika beliau benar-benar mentaati perintah partainya untuk ikut dalam pertarungan pemilihan gubernur Sumbar. Artinya Mahyeldi akan meninggalkan kursi Walikota Padang. apalagi sudah beredar video saat beliau kampanye, bahwa dia akan melaksanakan tugas sampai selesai.

Kebohongan adalah biasa dalam demokrasi, kata-kata yang pernah santer terdengar ditelinga kita yang diucapkan pejabat saat pemilu presiden yang lalu,” Apa beda antara partai yang bernuansa Islam dengan Partai yang bernuansa kepentingan, jika memang beliau akan ikut pencalonan”, pungkasnya

“Pembangunan Sumbar belakangan ini tidak menampakkan kemajuannya, jika program yang dilakukan adalah akan meneruskan program pemimpin sebelumnya, tentu saja Sumbar siap-siap untuk jalan ditempat, jadi saya sebagai ketua LSM menilai Mahyeldi tidak cakap dalam memimpin”, katanya lagi

Lanjut Indrawan ketua LSM KOAD,” sebaiknya walikota selesaikan seluruh tugas yang telah diterima beberapa saat yang lalu termasuk masalah pasar Banda buek, karena itu adalah amanah masyarakat, jangan wariskan masalah kepada pemimpin berikutnya, apalagi didalam Islam untuk memilih pemimpin itu haruslah memenuhi syarat seperti Siddiq, Tabliq, Amanah, Fathonah, jika tidak, masayarakat siap siap dikecewakan” tambahnya lagi.

Baca juga: Pihak Aparat Penegak Hukum Diharapkan Ungkap Siapa Penikmat Uang Haram SPJ Fiktif

Baca juga: Fakta Persidangan SPJ Fiktif berdasarkan 7 saksi yang dihadirkan di Ruang Sidang

Baca juga :Loyalitas Yusafni Tidak diragukan”Nikmati SPJ Fiktif Rame-rame, Yusafni Tanggung Resiko Sendiri”

“Terkait dengan berita di media online Metrokini.com, bahwa bapak Mahyeldi akan melanjutkan program sebelumnya, saya menyaksikan begitu maraknya berita terkait dengan SPj fiktif, yang telah mentersangkakan yang melakukan kesalahan, hal ini tentu saja tidak boleh diteruskan, ditambah lagi program jalan-jalan ke luar negeri, bisa berabe Sumatera Barat, jika program sebelumnya memang akan diteruskan, saya menyarankan agar jangan asal bicara demi meraup suara”, pungkas Indrawan mengakhiri.(Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *