Mahyeldi Tersandung Janji

oleh -34 views

PADANG,SUMBARTODAY-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatra Barat (Sumbar), telah menyaring sejumlah nama yang akan diusungkan menjadi calon Gubernur Sumbar 2020. Nama Mahyeldi Ansharullah mendapat sinyal sebagai kandidat yang akan diusungkan.

Ketua DPW PKS Sumbar, Irsyad Syafar, mengakui sejumlah calon dari PKS sudah banyak beredar di publik. Namun yang beredar di tengah masyarakat, yakni Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan Wali Kota Payakumbuh, Reza Falepi. Dari dua kandidat itu, hasil survei internal dan eksternal, nama Mahyeldi Ansharullah di posisi pertama.

“Kita akan berusaha memutuskan secepatnya, pada waktunya kita sampaikan, sampai Arsyad usai pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKS Sumbar,” Sabtu (21/12) di Padang.

Kendati begitu, Irsyad juga tidak mempermasalahkan soal pernyataan pribadi Mahyeldi yang ingin menghabiskan masa jabatannya sebagai Wali Kota Padang. Baginya, jika seandainya Mahyeldi bisa menjadi Gubernur Sumbar nanti, juga tidak akan menghalangi kegiatan pembangunan untuk Kota Padang.

Selain itu, Mahyeldi juga sering melakukan kunjungan ke luar Kota Padang, terutama untuk program yang ada kaitannya dengan Kota Padang. Bagi Ketua DPW PKS Sumbar, hal itu juga bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi, semua bakal calon pasti sosialisasi ke masyarakat.

“Cobalah baca-baca di medsos, ketika dihadapkan nama lain, orang malah berkomentar kami tetap pilih Buya, begitu juga saat kami di lapangan, orang tetap ingin pilih Buya,” tutur Irsyad yakin.

Terakhir, Irsyad juga mengakui, Rakorwil PKS tersebut, salah satunya dalam rangka membahas calon untuk kontestasi Pilkada 2020 nanti. Terkait posisi, PKS ingin menduduki calon gubernur (Sumbar 1). PKS akan segera mengumumkan calon gubernur itu nanti jika sudah ditetapkan.

Namun di sisi lain, dalam Pilgub Sumbar nanti, PKS juga akan melakukan koalisi dengan partai lain. Jumlah 10 kursi yang dimiliki PKS di DPRD Sumbar masih belum cukup untuk mengajukan calon sendiri. Hanya saja, hingga saat ini belum ada calon yang ditetapkan secara resmi. (dikutip dari Gatra.com)

(berikut duktip dari pemberitaan HarianHaluan.com): Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat ini digadang memiliki kans kuat menjadi Gubernur Sumatera Barat menggantikan Irwan Prayitno. Namun, ada video yang beredar di laman instagram jika Mahyeldi menyebut kalau dirinya akan tetap menjadi Wali Kota dan kabar yang menyebut dia maju sebagai Calon Gubernur adalah tidak benar.

Penelusuran harianhaluan.com melalui laman Instagram, video tersebut diposting oleh akun @politikminang. Di akun tersebut, video itu diposting pada 20 November 2019 pukul 9.11 PST (hitungan waktu instagram) yang artinya sama dengan 19 November 2019 pukul 5.11 UTC (hitungan waktu untuk Asia).

Dalam video itu, akun @politikminang mencantumkan caption dengan tulisan “Mahyeldi menyebut, Karna banyak yg bertanya tentang @mahyeldisp apakah maju di Pilgub Sumbar. Dan banyak pula yg kecewa kalau beliau meninggalkan kota Padang. Namun sekedar mengulang rekam jejak digital. Ini akan membuat kita lega. Kalau Buya mahyeldi yg terkenal amanah agamis dan konsisten akan selalu menepati kata-katanya. Jadi jangan khawatir jangan bimbang. Yakinlah bahwa Buya kita akan selalu amanah untuk kota Padang 5tahun kedepan. .”

Postingan ini pun langsung dibanjiri oleh 2.463 viewers dengan 15 komentar. Banyak diantara komentar tersebut yang mengatakan, Mahyeldi sudah cocok menjadi pemimpin Sumatera Barat karena sudah teruji kualitasnya. Ada juga sebagian netizen berkomentar lain dan setuju dengan statemen yang disampaikan oleh Mahyeldi di video tersebut.

Indrawan ketua LSM KOAD mengatakan kepada Sumbartoday, “Jika benar video yang beredar tersebut, saya menilai sangat berat buat seorang Mahyeldi yang selama ini di panggil Buya untuk tidak menepati janjinya kepada masyarakat, sementara, katakanlah elektabilitasnya sudah sangat tinggi sehingga beliau dipilih oleh PKS sebagai cagub Sumbar. Mahyeldi ibarat makan buah simalakama. disinilah ujian berat buat beliau, kita akan saksikan apakah Mahyeldi bisa memegang janjinya sebagai walikota Padang yang sudah diamanahkan lima tahun kedepan “, ungkap Indrawan(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *