Ferizal Ridwan Pilih Jalur Independen, Gandeng Nurkhalis di Pilbup 50 Kota

oleh -9 views
wabub 50 kota

PADANG,SUMBARTODAY-Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menyatakan akan kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 menjadi bakal calon bupati Limapuluh Kota lewat jalur perseorangan atau independen.

Sesuai janjinya, 1 Oktober 2019 lalu, ia menyatakan diri berpasangan dengan Nurkhalis, yang merupakan koordinator Wilayah Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Sumatera Barat. Sosok Nurkhalis dinilai pas karena sangat memahami bagaimana pertanian dan organisasi.

Ferizal memilih Koordinator Wilayah (Korwil) Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Sumatera Barat, Nurkhalis sebagai calon wakil bupati. “Sesuai janji saya, tanggal 1 Oktober 2019 saya mengumumkan secara resmi siapa pasangan saya untuk maju pada Pilkada tahun 2020 mendatang. Pilihan saya jatuh pada Nurkhalis. Beliau adalah sosok yang pas karena sangat memahami bagaimana pertanian dan organisasi. Kami berdua akan maju melalui jalur independen,” ujar Ferizal Ridwan, Rabu (2/10).

Majunya Ferizal melalui jalur perseorangan, mengharuskan ia mengumpulkan KTP dan tanda tangan masyarakat sebagai bukti dukungan minimal 22.539 buah. Tak canggung-canggung, Ferizal pun menargetkan relawannya mengumpulkan sebanyak 100 ribu KTP hingga 21 Februari 2020 lalu.

Berbicara mengenai Ferizal Ridwan, ia merupakan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 pasangan dari Irfendi Arbi. Ferizal lahir di Tanjung Gadang 9 Oktober 1973 sekitar 46 tahun lalu. Ferizal memiliki seorang istri bernama Eka Hurianti dengan empat orang anak, diantaranya, Anaiya Rahma Ferizka, Vina Intan Ferizka, Vani Mutiara Ferizka, dan Muhammad Aditya Ferizka serta orang tua bernama M Ridwan dan alm Nurhuda.

Ferizal memulai pendidikan formalnya di SDN Sitanang tahun 1986, SMPN 2 Payakumbuh (1989), SMA 1 Luhak (1992) dan STISIPOl Imam Bonjol Padang (2001) serta segudang pengalaman pendidikan non formal dan riwayat organisasi.

Sebelum menjabat sebagai wakil bupati, ia merupakan Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota 2004-2009, serta sempat menjadi Pimpinan Perusahaan Majalah Umat Surau, Direktur Humas dan Pemasaran PT Daya Cipta Khasana dan Direktur Ops CV Alam Semesta

Ketua LSM KOAD,Indrawan Apresiasi langkah yang ditempuh ferizal Ridwan, menurutnya jalur independen adalah pilihan yang menguntungkan saat ini. jalur partai sarat dengan materi, jika calon yang tidak memiliki uang sulit untuk masuk sebagai bakal calon, sekali lagi ketua LSM KOAD acungkan jempol kepada wakil bupati Limapuluh kota ini. ” saya yakin buya (panggilan akrap Ferizal Ridwan ) dapat melengkapi persyaratan yang minta KPU “, pungkasnya.

Ditambahkannya, alasan yang mendasari dirinya maju dari jalur independen karena mahalnya biaya politik. Selain itu, negosiasi yang berbelit juga menjadi alasan lainnya. “ Kita tidak bisa menyalahkan parpol, karena memang sistim politik yang menghukum rakyat yang sudah pintar akan pilih Ferizal Ridwan, biaya yang besar tidak akan menjadi beban setelah terpilih” ungkap ketu LSM KOAD

Ketua LSM KOAD meminta agar jangan seenaknya merubah jadwal, Kpu harus konsisten, merubah aturan ditengah jalan akan membuat masyarakat curiga, jangan ada pihak yang diangkat dan yang lainnya ditekan “, kata ketua LSM KOAD.

Ferizal Ridwan juga meminta, “KPU harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat  adalah kepentingan Rakyat, jangan persulit kami yang bersal dari calon indenpenden, kita harus bersyukur ada yang berpartisipasi dalam pilkada dari Independent, rapat pleno harus dipandang sebagai sesuatu yang harus dihargai”, kata Ferizal menyudahi.

(sumber: HarianHaluan.com, HarianSinggalang.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *