KONI SUMBAR Bagalau Kembalikan Kepada Surat 595 KONI Pusat

Padang, Sumbartoday.net – Semakin semrawut nya permasalahan KONI Sumbar saat ini, menjadikan tim pengugat yang dikomandoi Togi P Tobing, melakukan aksi penolakan terhadap SK 147 dan PAW ke dua, yang diterbitkan oleh KONI Pusat, pada tanggal 28 Desember 2022.

Melihat terbitnya SK 147 dan PAW jilid dua tersebut membuat Togi Cs, meradang, dikarenakan dalam SK 147 mencatut beberapa nama yang tergabung dalam penggugat di antara nya, Togi P Tobing, Deno Indra, Firmansyah, Esneti, sedangkan Yohanes Wempi memang tidak ada dalam garis SK tersebut.

Dikatakan Togi P Tobing, legalitas Roni Pahlawan saja sedang kami gugat secara hukum di pengadilan negeri Padang, dengan mencatut nama nama diatas kami sangat tersinggung dan pencemaran nama baik kami sebagai penggugat.

Ditambahkan Kolonel( Purn) Deno Indra Firmansyah, jangan mengangkangi proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan negeri Padang, dan pedomani AD/ART KONI Pusat tahun 2020

Sementara itu Esneti, yang juga namanya dicatut masuk dalam SK kepengurusan KONI Roni Pahlawan, dengan geram menyatakan, saya sangat tersinggung, dan Roni harus meghormati proses hukum yang sedang berjalan, bukan dengan seenaknya saja mencatut nama saya.

Kemudian Yohanes Wempi, selaku pengugat juga menambahkan, saya secara pribadi sangat menyayangkan keluarnya SK 147 disaat proses hukum masih berjalan, ini sebagai bahan materi gugatan yang membuktikan bahwasanya Roni Pahlawan, tidak profesional dan tidak mengerti AD/ RT dan menghimbau kawan kawan yang masuk dalam SK 147 agar mengklarifikasi dan keluar dari SK tersebut. Secara hukum proses perubahan SK dalam Enam Bulan tidak lah boleh karena masih dalam proses hukum.

Pengugat mendukung kebijakan pemerintah Provinsi Sunatera Barat dan mendukung kembali kepada surat 595 tanggal 30 Jumi 2022, tentang kembali kepada kepengurusan SK 65,
bulan Mei 2021, yang hanya melaksanakan proses pemilihan Ketua saja pada Musurprov 16 Juni 2022.(***)

KONI Kota Padang Melangsungkan Rapat Icak-icak

Padang, Sumbartoday -Cabor Gerah Koni Padang Rapat Tanpa Konsep. Kamis (5/1) Rapat Koni Padang dengan judul Persiapan Porprov XVI tahun 2023 sepertinya tidak cocok dengan judul yang diberikan, rapat tersebut dipimpin ketua umum KONI Padang tersebut hanya menjadi bahan silaturahmi saja jadinya, dikarenakan rapat tidak mempunyai konsep yang jelas.

Rapat yang berlangsung di Sekretariat Persatuan Catur Seluruh Indonesia( Percasi) Kota Padang di Komplek Gor H. Agus Salim Padang, dan
dihadiri oleh Ketua Pengcab dan perwakilan cabor lainya hanya menjadi bahan kritikan pedas dari cabor.

Esneti, Spd, Sekretaris Persatuan Dayung Seluruh Indonesia( Porsi) Kota Padang, dengan berapi-rapi mengatakan, kalau seperti judul rapat sekarang yang dilaksakan Koni Padang seharusnya, sebelum kami diundang untuk rapat Porprov, Koni Padang terlebih dahulu harus punya program, bukan meminta program ke cabor dulu, ini kok terbalik, kemudian program Koni Padang itulah nantinya yang akan dibawa rapat disini, setelah itu baru cabor bisa menyesuaikan dengan program Koni, bukan sebaliknya, aneh memang Koni Padang sekarang.

Ditambahkan Esneti, saya rasa rapat ini adalah rapat icak-icak saja, dan tidak ada konsep, jadi jangan tanya cabor tentang program, rapat Koni Padang unsur pimpinan dulu lahirlah program Koni baru bawa cabor rapat dan paparkan program Koni setelah itu baru minta program ke cabor.

” Ini rapat icak-icak dan tidak jelas ujung pangkalnya, minta program ke cabor, sedangkan Koni saja tidak ada program, Koni apa namanya ini” ujar Esneti kepada Sumbartoday.

Akhirnya ditambahkan Esneti, sambil tertawa, ini bukan rapat tapi ajang silaturahmi, kalau rapat ada konsep tapi kalau silaturahmi memang seperti ini.

Kemudian ditambahkan Esneti lagi, kalau rapat Proprov, Koni harus punya program dan peraturan khusus untuk setiap cabor, yang akan dipertandingkan sementara itu, tingkat provinsi saja belum membicarakan hal ini, kenapa Koni Padang sudah krasak krusuk dan kenapa juga harus kalang kabut, sementara Koni Padang sendiri telah menolak untuk menjadi tuan rumah Porprov ke XVI tahun 2023, ada apa ini….??? (Aca)

Cabor Sambo dan Dayung Kecewa Terhadap Koni Padang

Padang, Sumbartoday – Kembali kekecewaan timbul dari beberapa cabang olahraga( Cabor) yang berangkat menuju Kelurahan Nasional( Kejurnas) kali ini cabang olahraga neladiri Sambo, yang berangkat menuju Kejurnas di Jakarta, juga tidak mendapat bantuan dari KONI Kota Padang, yang mana ke semua atlet yang diberangkatkan menuju Kejurnas tersebut adalah atlet Kota Padang.

Setali tiga uang dengan cabang olahraga Dayung, kali ini nasib yang sama juga menimpa cabor Sambo. Dikatakan Ketua Umum Sambo, Hendri Gusman Darma, kepada Sumbartoday. net, memang kami tidak mengajukan proposal. untuk berangkat menuju Kejurnas, dikarenakan saya tahu sekali, kalaupun saya ajukan proposal dipastikan saya tidak akan mendapat bantuan, dan itu sudah sering dialami, jadi saya apatis, harusnya Koni Padang, faham dan cepat tangap karena hasil Kejurnas ini nantinya akan menentukan pada atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) namun semuanya tidak memahami mungkin merasa senang karena tidak meminta bantuan, sebagai seorang bapak harusnya Koni Padang merangkul semua cabang yang akan menuju Kejurnas.

” Saya apatis dengan Koni Padang, makanya tidak memberikan proposal, meskipun nanti saya ajukan proposal, pasti tidak akan dibantu juga, terang Hendri GD sapaan akrab Ketum Sambo Sumbar ini, ”

Lebih lanjut Hendri Gusman Darma juga menjelaskan, Koni Padang, Amburadul, tidak jelas apa programnya, sehinga cabang olahraga seakan tidak paham apa yang Koni Padang inginkan, kemudian juga dalam hal. memberikan bantuan kepada cabang olahraga, mereka bilang melakukan verifikasi, tapi apa bentuk verifikasi yang dilakukan dan apa model verifikasi tersebut, sehinga dalam memberikan bantuan seenak perut mereka saja, ini sangat aneh, dan perlu dipertanyakan, kerena anggaran ada tapi kenapa untuk cabang olahraga harus diperas, sehinga cabang olahraga menangis setelah melihat berapa yang dibantu Koni Padang, sengaja saya tidak sebutkan siapa tim Verifikasi, nantilah pasti akan tau semuanya.

Kekecewaan Hendri Gusman Darma selalu Ketua Umum Sambo, juga sama dengan cabor Dayung, yang mana mengajukan proposal dengan memberangkatkan sebanyak 45 orang atlet namun bantuan yang diberikan sangatlah tidak relevan, menuju Jawa Barat terpaksa harus berangkat mengunakan mobil panti asuhan, namun sampai detik ini Koni Padang, malah merasa menang, kerena tidak ada tanggapan dari cabor Dayung, sunguh aneh Koni Padang sekarang.

Sementara itu, cabor Sambo, yang memberangkatkan sejumlah atletnya menuju Kejurnas Perkumpulan Sambo Indonesia di Jakarta adalah, nomor Sport Sambo, Yusril Mahendra, Ridho Ichlas Ichsan Darma, Harizon Septia Pratama, Elfi Fernando, Alvin Sumantri, Muhammad Agus Saputera.

Dan nomor Comat Sambo, Yozy Kumala Putera, Weldri Soni.(***)

Podsi Sumbar Biaya Mandiri Menuju Kejurnas

Padang, Sumbartoday – Meski berangkat dengan kondisi yang tidak menerima suplai dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia( KONI) Sumbar, namun Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia( Porsi) Sumbar, tetap berangkat menuju Kejuaraan Nasional( Kejurnas) Dayung yang dilaksanakan di Jawa Barat( Waduk Cipule) dengan dana mandiri. Minggu 4/12 yang dilepas secara resmi oleh Ketua Umum Podai Sumbar Ismunadi dan didampingi Prof Heri Barlian selaku pengurus Podsi Sumbar.

Dalam pelepasan tersebut, selaku Ketua Umum Podsi Sumbar, Ismunandi berpesan, tetaplah semangat dalam melakini iven Kejurnas yang akan ananda lakoni, jangan fikirkan yang lainya, meski kita berangkat dengan dana mandiri, namun jangan jadikan itu sebagai pematah semangat ananda semua,, selalu jaga nama baik Podsi Sumbat, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan yakinlah Allah bersama orang-orang yang sabar.

Ditambahkan Ismunandi, nantinya di Jawa Barat, kalau ananda semua atau para atlet semua bisa meraih predikat yang terbaik, maka secara pribadi nanti saya selaku Ketua Umum Podsi Sumbar, akan mencarikan jalan untuk ananda semua mendapatkan bonus, semoga nanti di Kejurnas bisa meraih yang terbaik, selamat bertanding dan selamat pergi serta pulang.

” Meskipun kita berangkat dengan dana mandiri, jangan fikirkan itu, raihlah yang terbaik di Kejurnas nanti, untuk bonus kalau memang menjadi the best, saya secara pribadi akan carikan jalan buat ananda semua, ” terang Ismunandi.

Sementara itu, Heri Barlian, juga memberikan suport kepada semua atlet, bertandanglah dengan penuh semangat, in shaa allah kami akan mendampingi ananda semua di Kejurnas nanti, tetap semangat abaikan yang tidak mendukung kita.

Pada gelaran Kejurnas di Jawa Barat( Cipule) tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia ( Podsi) Sumbar, memberangkatkan sebanyak 45 orang atlet dayung putra dan putri, dan nantinya akan mengikuti berbagai macam nomor pertandingan di antaranya, nomor Perahu Naga, Canowing, dan Rowing, para atlet yng dilepas oleh Ketua Umum Podsi Sumbar, Minggu 4/12 di pelataran parkir Gor H. Agus Salim Padang, berangkat dengan menempuh jalur darat dengan mengunakan mobil dari SMK Dhuafa dan mobil Panti Asuhan.

Selaku pentolan Podsi Sumbar, Esneti, dalam kesempatan berbincang dengan Sumbartoday, mengatakan, kita tidak ada bantuan dari pihak manapun, termasuk KONI Sumbar, dan kita berangkatkan atlet dengan dana mandiri, tapi ingat jangan pernah nanti ada yang bilang kalau Podsi Sumbar berangkat menuju Kejurnas kami juga ikut membantu, maka akan saya tuntut nantinya mereka yang berani bilang seperti itu, bagi kami Olahraga adalah harga mati, bukan untuk mencari muka dan pamor nama. (Aca)

Gonjang Ganjing Olah Raga di Sumatera Barat

Padang. Sumbartoday – Dengar bergulirnya permasalahan Komite Olahraga Nasional Indonesia( KONI) Sumbar, dan Semakin tampak jelas terjungkallah prestasi Olahraga di Bumi Tanah Minang ini, seandainya orang nomor satu di Bumi Mandeh Kanduang ini, mau berkata dan berbuat yang terbaik untuk Negeri yang bergelar Bingkuang ini, maka dipastikan tidak akan terjadi kisruh yang tidak tampak jalan keluarnya.

Mengingat semakin dekatnya berbagai iven Nasional yang akan segera di tabuh, seperti Pekan Olahraga Wilayah, (Porwil) Kejuaraan Masional (Kejurnas) serta iven paling bergengsi diseantero nusantara Pekan Olahraga Nasional( PON) yang durasinya dimulai dari tahun 2023 dan puncaknya tahun 2024. Kondisi kacaunya Koni Sumbar sekarang, maka secara kasat mata telah dipastikan prestasi Olahraga Negeri Bundo Kanduang Sumatera Barat da Duta-duta Olahraga Tanah Minang dipastikan hancur dan pembinaan pun tidak akan berjalan seperti yang diharapkan.

Olahraga adalah sebuah kegiatan yang berkelanjutan mulai dari pembinaan yang bersifat daerah, dan kemudian berlanjut ke tingkat provinsi dan top nya adalah menuju Nasional, dengan adanya permasalahan di tubuh Koni Sumbar, maka dipastikan pembinaan yang berkelanjutan seperti yang diinginkan oleh para atlet tidak akan ada dan akan menjadi mimpi yang tidak pernah menjadi nyata.

Sedangkan dalam Undang-Undang Keolahragaan, pembinaan sifatnya wajib dan telah menjadi agenda yang telah diangarkan baik itu di Anggaran Pendapatan Belanja Negara( APBN) maupun di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah( APBD) nah dimakah hati para petingi di negeri Minang Kabau ini, yang tega melihat para patriot Olahraga yang nota bene adalah ppengharum negeri ini, tidak berdaya dan tidak bisa berkarya ataupun berprestasi karena ruang gerak mereka telah teekunci dengan kisruh yang tidak akan pernah ada ujung pangkal nya untuk dapat diselesaikan.

Melalui pemberitaan ini saya Rahmat Wartira dan Deno Indra Firmasnsyah selaku pemerhati Olahraga di Sumatera Barat, menghimbau wakil- wakil rakyat yang ada di DPRD Sumbar, untuk mempertanyakan kondisi ini, ( dalam fungsi kontoling) kepada pemerintah Provinsi Sumatera Barat,

Yang bertanggung jawab terhadap perkembangan dan pembinaan prestasi Olahraga di Sumbar dan yang terutama sekali bapak DPRD yang berada di Komisi V

Diiming-imingi Air Dari PDAM Solok Akan Lancar

Arosuka.SUMBARTODAY -Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) yang memberikan jasa pelayanan dan menyelenggarakan kemanfaatan di bidang air minum.

Namun Sengkarut PDAM dengan Masyarakat tigo Nagari di Guguk, Nagari Koto Gaek, Nagari Koto Gadang dan Nagari Jawi-jawi Kec.Gunung Talang Kab.Solok masalah pengaliran air ke rumah-rumah Nagari tidak kunjung lancar alias sering mati dari pada hidup.

Tetapi, bagi Masyarakat Guguk, sumber Mata Air yang berlimpah tidak membuat masyarakatnya sejahtera.

Alih -alih janji yang didengungkan pihak PDAM, yang akan memberikan pengaliran air merata setiap rumah penduduk tak kunjung terealisasi, bagi masyarakat tigo nagari masih juga berharap dengan aliran air tersebut.

Masyarakat Guguak tigo Nagari masih percaya untuk pemulihan sistim yang akan diberlakukan oleh pihak PDAM,wejangan harapan dari pihak PDAM yang memberikan janji manis melalui Pemerintahan Nagari,melalui Surat edaran yang baru di posting di sosial media beserta lengkap nomor hp sang pejanji manis.

Tetapi apa hendak dikata, saat air hidup yang dijanjikan di tunggu masyarakat tak kunjung keluar dari Pipanya, namun nomor hanphone yang tertera disurat pengumaman tersebut mendadak tak bisa dihubungi,apakah semudah itu masyarakat di bohongi.

Padahal sumbangan PAD bagi Pemda Kabupaten Solok, PDAM termasuk paling besar, namun karena tidak becusan kepengurusan sang
Direktur, maka kegaduhan di tengah masyarakat Nagari Guguk tak kujung selesai pengelolaan sumber mata air kacau balau. sehingga masyarakat di tigo Nagari merasa di zholimi.

Ke iklasan Masyarakat Guguk patut di acungi jempol jika perlu angkat topi namun bukan serta merta kepercayaan masyarakat di kebiri untuk terealisasinya bisnis PDAM keluar dari Nagari Guguk.

Saat media mengkonfirmasi ke salah satu tokoh Masyarakat Jawi-jawi “Ujang”beliau mengatakan “Lah lame awak jo PDAM go,nyo adu samo janji se masyarakat go. nan aie idak juo iduk do.(Sudah jenuh rasanya berurusan dengan PDAM tapi masyarakat masih di beri janji namun airpun tak kunjung hidup’Ucap ujang ketus.

Namun sedari berita ini diturunkan kami dari pihak media masih berusaha mengkonfirmasi kepihak PDAM Kab.Solok akan permasalahan yang tak ada usainya.(Oj)

Ini Cara Daftar Gratis Ongkir Shopee Lewat Smartphone dan PC, Mudah Banget!

Shopee merupakan salah satu e-commerce terkenal yang sering menawarkan banyak promo menarik untuk para penggunanya. Salah satunya adalah promo gratis ongkir. Para calon pembeli akan memanfaatkan subsidi ini ketika membeli produk-produk di Shopee. Buat kamu para seller di Shopee jangan sampai tidak mengaktifkan program Gratis Ongkir ini, ya. Pastinya calon pembeli akan mudah tertarik untuk belanja di toko kamu saat melihat logo khas truk hijau atau gratis ongkir.

Untuk mengaktifkan program gratis ongkir ini kamu bisa mengaksesnya melalui aplikasi Shopee. Namun, jika kamu mencoba untuk daftar melalui PC/laptop akan ada kode QR supaya bisa mendaftar program gratis ongkir di aplikasi Shopee. Daftarnya pun tidak sulit dan gampang banget, cukup dengan e-KTP saja.

Untuk langkah-langkahnya kamu bisa simak ulasannya yang telah kami berikan di bawah ini!

  • Melalui aplikasi Shopee
  1. Kamu bisa memilih icon “Gratis Ongkir” di beranda aplikasi Shopee

  1. Setelah itu, pilih laman “Semua Gratis Ongkir” dan klik Daftar sekarang” yang ada dibagian bawah halaman.

  1. Lalu langkah selanjutnya kamu harus mengisi data diri terlebih dahulu, seperti No. E-KTP dan upload foto diri dengan membawa E-KTP. Perlu diingat, fotonya harus jelas dan jangan sampai blur. Perhatikan wajah kamu dan No E-KTP apakah tampak jelas atau tidak.

  1. Sebelum klik “kirimkan” kamu harus cek list dahulu syarat dan ketentuan yang sudah tertera.

  1. Saat muncul tulisan “selesai” menandakan bahwa pendaftaran kamu sudah terkirim dan sedang diproses.

Kamu diharuskan menunggu maksimal 2×24 jam dan setelah program gratis ongkir tokomu sudah aktif, akan ada notifikasi.

  • Melalui PC/laptop

Kalau kamu ingin mencoba mendaftarkan toko kamu pada program gratis ongkir dengan menggunakan PC/laptop. Maka, bisa mencoba cara daftar gratis ongkir Shopee di PC/Laptop yang sudah kami ulas dibawah ini.

  1. Pilih bagian Gratis Ongkir Xtra

  1. Klik “Semua Gratis Ongkir” dan pilih bagian “Daftar Sekarang” yang ada di laman tersebut.

  1. Setelah itu akan muncul kode QR yang bisa kamu scan untuk menuju langkah selanjutnya.

  1. Melalui kode QR tersebut kamu akan langsung dihubungkan ke pendaftaran Gratis Ongkir pada aplikasi Shopee.

Buat para seller Shopee yang ingin meningkatkan penjualan produk, yuk segera daftar program Gratis Ongkir tersebut sekarang juga. Dengan mendaftar program Gratis Ongkir, pastinya para calon pembeli akan sangat senang belanja sebanyak-banyaknya di toko kamu. Karena ada promo gratis ongkir yang membuat pengalaman belanja jadi lebih murah dan hemat. Ditambah lagi, bagi pengguna baru Shopee akan mendapatkan banyak promo menarik seperti Gratis Ongkir belanja. Buat kamu yang belum mendaftar Shopee, yuk  langsung daftar sekarang juga.

Bahkan, Shopee sedang mengadakan kampanye belanja Shopee 6.6 Hobi & Rumah Sale dengan penawaran promo spesialnya untuk para pengguna setia Shopee. Tentunya kamu bisa mendapatkan promo-promo seperti Gratis Ongkir Xtra, Super Diskon 60%, hingga promo Serba 30RB di Shopee. Maka dari itu, cek aplikasi Shopee kamu sekarang juga dan langsung checkout produk favoritmu biar tidak ketinggalan dengan promo-promonya!

KONI Sumbar Rancang Program Reward dan Pembinaan Atlet Berprestasi Tahun 2022

Padang- Sumbartoday. Net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar telah menyiapkan bentuk program pembinaan kepada atlet Ranah Minang yang telah mengukir prestasi di arena PON XX Papua 2021 lalu. Salah satunya, bantuan uang pembinaan perbulan bagi atlet peraih medali PON Papua dihidupkan kembali.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum KONI Sumbar, Bapak Agus Suardi, Senin (21/2) di ruang kerjanya.
“Kita (KONI) telah menyiapkan program di tahun 2022 ini. Salah satunya, merancang sekaligus menyetujui pemberian bantuan bulanan kepada atlet berprestasi kita di PON XX Papua lalu,” ujar Agus Suardi dalam relis yang diterima Singgalang, Senin (21/2).
Dikatakan Abien -sapaan Agus Suardi- saat memberikan keterangan itu didampingi Waketum V Esneti, Plt Sekum Rozi Rabbani serta Kabid Humas & IT Rakhmatul Akbar dan pengurus Humas & IT lainnya itu program dan rancangan terukur KONI akan terus dimatangkan. Apalagi tahun 2022 ini sudah memasuki bulan kedua.
“Jadi, untuk pembinaan atlet terutama yang sudah membanggakan nama Sumbar, untuk pendanaannya sudah di plot ke dalam rancangan program atlet binaan kita,” jelas Abien dan dibenarkan Rozi Rabbani.
Namun berapa besaran nominal yang bakal diterima para atlet dan pelatih berprestasi perbulannya itu hampir rampung dalam pembahasannya. “Yang pasti sudah dibahas dan menunggu proses finalisasi. Itu sesuai dengan pencapaian yang diraih para atlet. Ada perbedaan antara peraih medali emas dibanding dengan peraih medali perak dan perunggu,” ungkapnya.
Plt Sekum Rozi Rabbani meminta kepada para atlet dan pelatih berprestasi bersabar. “Pokoknya sudah kita ploting dan besarannya pun sudah kita siapkan. Sekali lagi atlet diminta bersabar dulu. Tinggal gong saja lagi,” ujar Rozi.
Terkait bakal adanya bantuan uang pembinaan perbulan bagi atlet berprestasi itu tentu disambut gembira para atlet. Secara terpisah para atlet yang dihubungi menyamapaikan komentarnya.
Peraih medali emas dua kali berturut-turut PON, (PON Jabar dan PON Papua) Delva Riski menyambut gembira. Taekwondoin putri asal Kabupaten Padang Pariaman itu memang sudah lama menunggu kabar baik itu.
“Mantap-lahnya. Itu yang kami tunggu-tunggu,” ujar Delva Riski yang dihubungi, Senin (21/2) secara terpisah.
Dia berharap besaran uang pembinaan untuk atlet dan pelatih itu jangan lagi nominalnya disamaratakan dan samarasakan. “Peraih medali emas itu tidak gampang. Jadi, jangan lagi disamaratakan nominalnya dengan peraih perak dan perunggu. Ini bukan berarti saya tidak menghargai perjuangan teman-teman peraih perak dan perunggu. Kami semua telah berjuang demi Sumbar,” jelas Uniang -sapaan Delva Riski.
Sebelumnya, besaran uang pembinaan atlet perbulan yang diterima Rp2 juta. Itu berlaku untuk semua atlet peraih emas, perak dan perunggu. “Seingat saya besarannya dulu segitu yakni Rp2 juta/bulan,” terang Uniang.
Pada kesempatan itu, Uniang berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga memikirkan masa depan atau pekerjaan bagi atlet berprestasi. “Selain soal masalah uang pembinaan. Kami yang belum mendapat pekerjaan ini kiranya juga dicarikan pekerjaan,” pinta Uniang.
Atlet gantolle Sumbar, Rijalul Fathani yang dikontak pun menyatakan kegembirannya pula. “Sangat bagus-lah. Soal nomimalnya jangan lagi sama rata dan sama rasa antara peraih emas, perak dan perunggu. Sehingga para peraih medali itu akan termotivasi ke depannya,” ungkap Rijalul Fathani.
Harapan soal pekerjaan juga Jalul -sapaannya- sama dengan Delva Riski. “Kami juga berharap janji Pemprov memberikan pekerjaan kepada peraih medali PON Papua bisa terealisasi. Karena ini masalah masa depan kami para atlet yang belum bekerja,” ujar peraih perak di nomor beregu itu.
Diakhir pembicaraan Jalul berterima kasih kepada pengurus KONI Sumbarm terutama Ketua Umum Bapak Agus Suardi yang tetap dan terus memerhatikan atlet dan pelatih dalam melakukan pembinaan. “Kami siap menunggu kabar baik itu dari KONI Sumbar,” ujar Jalul yang saat dihubungi tengah menggelar latihan di daerah Padang Pariaman.
Terpisah pula, NSR Yalatif atlet peraih medali emas pertama Sumbar di PON XX Papua itu mengucap syukur. “Alhamdulillah, semoga lancar dari bulan ke bulan. Sehingga kami tidak memikirkan lagi saat mau pergi latihan. Bisa fokus,” papar NSR Latif.
Dikatakan atlet yang juga meraih medali perunggu di nomor beregu itu, berapa besarannya silahkan ditetapkan KONI. “Yang terpenting itu, dengan kondisi terutama saya yang belum punya pekerjaan tetap ini, saat pergi, fokus latihan. Ada yang bisa ditinggalkan untuk keluarga,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Latif juga berharap kepada KONI dan pemprov juga memikirkan bantuan peralatan cabor gantolle.
“Besok ini, PON di tanah Sumatera. Jangan sampai pula, kita (Sumbar) ‘dibantai’ di tanah Sumatera. Artinya faktor peralatan di olahraga dirgantara ini sangat vital dan mesti terbaru. Saya bersama kawan-kawan telah bertekad akan memberikan yang terbaik di tanah Sumatera besok itu,” tutupnya. (Aca)

Ketua KONI Sumbar Tinjau Langsung Hall Bela Diri dan Fitnes

PADANG,Sumbartoday. Net -Meningkatkan prestasi olahraga harus diikuti dengan peningkatan sara dan prasarana olahraga, sehingga semua berjalan sesuai dengan grand disign yang sudah ada.

Sekaitan dengan hak itu, ketua KONI Sumbar Agus Suardi, didampingi wakil ketua umum II Binpres Ediswal dan ketua bidang yang membidangi sarana serta prasarana, serta pengurus lainnya, melakukan peninjauan langsung ke hall bela diri dan fitnes, untuk melakukan perbaikan pada gedung tersebut, Kamis (19/1/2022).

Pada kesempatan tersebut, ketua KONI Sumbar memerintahkan pada pengurus terkait untuk segera melakukan perbaikan, baik pada bagian atas, dinding maupun lantai, yang sudah tidak lagi representatif dan bisa mengganggu semangat atlet untuk berlatih.

“Ini harus segera diperbaiki, karena sudah agak tidak layak untuk dipergunakan dalam latihan, atlet butuh fasilitas yang baik untuk menambah semangat dan optimis dalam berlatih dan meraih prestasi,” tegas Agus Suardi yang kerap disapa Abien.

Ditambahkannya, fasilitas olahraga jangan dianggap sepele, karena prestasi tidak akan tercapai tanpa fasilitas yang baik.

“Tidak ada alasan bagi KONI Sumbar untuk menunda perbaikan infrastruktur latihan para atlet, ini penting demi prestasi olahraga kita,” tukuk Abien mengakhiri.(Aca)

Pengamat dan Praktisi Olahraga Prof. Syafruddin: Jangan Campur Adukkan Olahraga Dengan Urusan Lain

PADANG.Sumbartoday. net – Praktisi dan juga pemerhati olahraga Sumatera Barat Profesor Syafruddin, megunjungi KONI Sumbar untuk memberi masukan dalam meningkatkan prestasi, pada berbagai event, termasuk PON 2024 mendatang.

Prof. Syafruddin diterima langsung Waketum II bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Ediswal, diruang rapat KONI Sumbar, Sabtu (15/1/2022).

Pada kesempatan tersebut secara gamblang Prof. Syafruddin memberikan masukan atau grand disign peningkatan prestasi olahraga pada pengurus KONI yang hadir saat itu, termasuk juga beberapa pengurus bidang lainnya.

“Kita harus merubah cara peningkatan prestasi dengan mengacu pada berbagai event lalu, sehingga tepat sasaran sesuai dengan aturan keolahragaan yang berlaku, jangan kaitkan peningkatan prestasi olaraga dengan lainnya diluar olahraga, sehingga prestasi bisa lebih dipacu,” tegas Syafruddin.

Ia juga menambahkan, olahraga itu berdiri-sendiri dengan aturan sendiri, sehingga akan menjadi rusak kalau dicampur-adukkan dengan kepentingan lainnya.

“Kalau benar mencintai olahraga jangan campur adukkan antara urusan olahraga dengan lainnya, biarkan KONI Sumbar melakukan pembinaan dan pembenahan ke-olahraga-an, sehingga pada PON 2024 Sumut-Aceh kita bisa meraih pretasi optimal,” tegas Syafruddin lagi.

ditegaskannya lagi, pencinta olahraga tidak bicara politik atau bicara lain ketika menyangkut olahraga, tetapi focus pada itu saja, jangan lakukan politisasi keolahragaan, sehingga tidak membuat pengurus KONI lalai dalam menjalankan fungsi pembinaan.

“Mari kita dukung bersama peningkatan prestasi olahraga Sumbar dalam menghadapi berbagai event, jangan lagi ganggu dengan hal-hal yang merusak grand disign yang sudah disiapkan, sehingga olahraga Sumbar makin berjaya di Nusantara dan Internasional, seperti masa-masa lampau,” tutup Syafruddin yang juga pengurus Volly Sumbar tersebut.(Aca)

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Refresh