PON XX 2021 Papua – Pebiliar Sumbar Edo Vernando Maju ke Babak 16 Besar

Mimika – Sumbartoday.net, Pebiliar Ranah Minang Edo Fernando maju ke babak 16 besar setelah sukses mengalahkan pebiliar unggulan asal Jambi pada babak penyisihan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Arena Biliar SP2 Mimika, Papua.

Turun pada nomor bola sembilan single, penampilan apik Edo berhasil mengatasi perlawanan pebiliar Jambi, Rizky yang sudah meraih dua medali emas pada PON 2021 ini.

Disaksikan langsung Ketua Umum KONI Sumbar, Agus Suardi yang baru saja datang dari Jayapura, Edo berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan menuntaskan permainan dengan skor yang cukup telak 9-5.

“Bangga bisa menyaksikan kemenangan yang diraih Edo, mudah-mudahan hal ini terus berlanjut untuk pertandingan selanjutnya, Begitu juga dengan Oki yang akan turun pada nomor bola 10 single. Semoga besok bisa menang juga,” kata Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi usai pertandingan.

Lebih lanjut Agus Suardi yang akrab disapa Abien ini berharap cabang olahraga biliar Sumbar pada PON di Bumi Cendrawasih bisa “pecah telur” untuk bisa membawa medali emas ke Ranah Minang.

“Besar harapan kami biliar menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sumbar,” katanya.

Dari enam nomor yang diikuti tim Biliar Sumbar, saat ini hanya menyisakan dua nomor pertandingan, selain Edo ada pebiliar Oky Chandra yang turun pada nomor bola 10 single.(Aca )

PON XX 2021 Papua – Taklukan Petarung Jabar, Vebi Sesmita Kembali Hidupkan Asa Medali Emas Tarung Derajat Sumbar

Mimika – Sumbartoday.net, Menuai hasil negatif dari dua petarung unggulannya, Vebi Sesmita Husna kembali menghidupkan harapan medali emas bagi tim tarung derajat Sumatera Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di GOR Eme Neme Yaure, Mimika, Papua.

Bertanding dibabak semifinal melawan petarung Jawa Barat Huda Nur Adilah, Vebi sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan mengalahkan petarung unggulan tersebut dengan skor 3-0. Dengan kemenangan tersebut Vebi sukses melangkah ke babak final dan menjadi satu-satunya petarung Sumbar yang bertahan pada ajang itu.

“Kami bersyukur Vebi mampu menunjukkan performa terbaiknya pada babak ini, padahal lawan yang dihadapinya merupakan salah satu petarung unggulan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, salah satu faktor kemenangan Vebi pada laga tersebut adalah mampu membaca permainan lawan, tampil tenang dan menempatkan serangan-serangan yang efektif.

Dengan kemenangan tersebut, Vebi akan menjalani laga pamungkas melawan petarung tuan rumah Papua, Magdalena Kambayong pada Selasa(12/10) yang sebelumnya berhasil menundukkan petarung dari Bali Ni Made Yogi Astrini.

Sebelumnya dua petarung unggulan Sumatera Barat Hendhika Ramadhan dan Nur Rahimah gagal melangkah ke babak final usai ditundukkan lawan masing-masing pada semifinal(Aca )

“Nasib Buntung Membawa Untung”Pantas Di Sematkan Ke Atlet Kab.Solok Yang Mewakili Sumbar Di PON XX PAPUA

SOLOK.SUMBARTODAY – Dengan Kepala Tegak Para Atlet Kabupaten Solok yang mewakili Sumatera barat, Berlaga di Kancah Nasional PON XX PAPUA, berhasil Persembahkan Medali Untuk Ranang Minang tercinta, Walaupun dengan sokongan dana Nol Persen dari Pemerintah Kabupaten Solok.

Sehingga Para Aktifis Dan Warga Kabupaten Solok melakukan Badoncek di motori oleh KONI Kab Solok, untuk mengumpulkan Dana demi Atlet juga Pelatih yang akan berjuang di PON (Pekan Olah Raga Nasional)XX PAPUA tidak sia-sia.

Dengan penuh harapan dan dukungan yang dilakukan oleh relawan dan Masyarakat Kabupaten Solok,mereka Para Atlet berhasil membuktikan bahwasannya mereka itu mampu dan berpotensi untuk di dukung.

“Nasib Buntung Membawa untung” Bagi Pejuang olah raga di Daerah bareh tanamo itu, yang Dananya Nol Persen Dari Pamkab namun salut bagi Para Pejuang Olah raga di Kancah Nasioanal PON XX PAPUA Mereka mampu memberikan yang terbaik bagi Tanah kelahiranya Kab.Solok.

Sewaktu di konfirmasi media SUMBARTODAY ke Sekum KONI Kab.Solok MEVRIZAL mangatakan”Hingga saat ini detik ini dana hibah untuk KONI Kab.Solok belum ada wujudnya namun kami optimis bisa berbuat”Ujarnya.

Dana 18 Juta hasil dari sumbangan yang dijalankan oleh relawan Olah raga serta KONI Kab.Solok untuk dana Para Atlet berbuah manis.

Gilang ilhaza serta kakaknya Heru Fernandes serta rekan setimnya Delvita dkk menjawab dengan Prestasi yang cukup gemilang di kancah sekelas PON (Pekan Olah Raga Nasional) tak sia-sia harapan yang di sandarkan kepundaknya.

Namun entah Polemik apa yang membuat Pemkab Solok, tidak bergeming mengucurkan Dana hibah untuk KONI Kab.Solok sehingga bibit yang akan di persiapkan di iven-iven berikutnya menjadi terkendala.

Kalau merujuk Ke Peraturan Pemerintah tentang Pendanaan keolahragaan PP NO 18 tahun 2007. sangat lah ironis sekali sehingga Pemerintah Kab.Solok mengindahkan karena sebuah Polemik Yang tak berujung.(R)

Atlet Gulat Sumbar Gilang Ilhaza Fernandes raih perak di kelas 74 kilogram

Merauke- Sumbartoday.net, Atlet gulat Sumbar Gilang Ilhaza Fernandes mempersembahkan medali perak untuk Sumbar usai kalah dari Rachmat Hadi Jawa Timur di partai final gulat gaya bebas kelas 97 kilogram di GOR Futsal Dispora Merauke, Senin.

Pelatih gulat Sumbar Arnaldi di Merauke, Senin mengatakan capaian ini sudah yang terbaik karena Gilang ini posisinya menggantikan temannya.

“Saya apresiasi dia sudah sampai di final dan berbuat sejauh ini. Bertanding di final itu sudah juara namanya hanya keberuntungan belum berpihak kepada kita,” kata dia.

Gilang Ilhaza Fernandes yang berlaga di kelas 74 kilogram gaya bebas putra di laga perdana menghadapi Heri Padli dari Papua dan berhasil menang dengan skor 10-0.

Kemudian di laga kedua menghadapi Amriln Dulman menang dengan skor 14-4.

Dirinya lolos ke semifinal sebagai juara grup dan menantang atlet Kalimantan Selatan Rendy Aditya dari Kalimantan Selatan di kelas 74 kilogram skor 12-2.

Di babak semifinal terjadi sedikit persoalan karena Sumbar protes terhadap putusan wasit yangbdianggap merugikan

Pertandingan sempat terhenti namun kembali dilanjutkan 10 menit kemudian, perjuangan Gilang membuahkan hasil setelah Rendy Aditya yang kalah dengan skor 2-12.

Di perebutan tempat ketiga atlet Kalimantan Selatan Randy Aditya menang by dari atlet PapuaHeri Padli yang tidak hadir dalam pertandingan.( Aca )

Seni Ganda Putri Gagal, Pencak Silat Sumbar Gantung Harapan ke Winda Nova Yelni

JAYAPURA -Sumbartoday.net, Dalam lanjutan Pencak Silat pada nomor Seni Ganda Putri, atlet Sumatera Barat gagal mendapatkan medali pada PON XX Papua 2021, di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Senin (11/10).

Pencak Silat Sumbar hanya mampu mengoleksi 542 poin dan harus menjadi juru kunci dari tujuh provinsi yang ikut serta di nomor tersebut. Sementara yang berhasil mendapatkan medali diantaranya Jawa Barat (emas) 573 poin, Papua (perak) 573 poin, dan Bali (perunggu) 573 poin.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Silat Irmay Hendri mengatakan bahwa atletnya sudah maksimal namun hasilnya belum bisa membanggakan untuk Ranah Minang.

“Pesilat kita diganda putri sudah maksimal, tetapi dapat nilai 542, tidak sesuai dengan prediksi kita, kalau dilihat penampilan yang lain banyak jurus yang salah, tapi bagaimana lagi, kita di Papua ini susah melakukan protes, sehingga kita menerima apa adanya aja,” ujarnya

Gagalnya pada nomor Seni Ganda Putri, Sumatera Barat kini menggantungkan harapannya pada Winda Nova Yelni seorang, Winda Nova Yelni akan melakoni partai finalnya pada kelas C menghadapi Pesilat asal Jawa Timur, Surya Ningtyas, Selasa (12/10) untuk mendapatkan emas.

“Kita sangat-sangat berharap kepada Winda, melihat atlet Jawa Timur, saya rasa Winda mampu menghadapinya jika ia bermain focus, semoga Winda berhasil persembahkan emas untuk Sumatera Barat,” harapnya. (Aca)

PON XX 2021 Papua – Pecahkan Rekor PON, Rafika Sumbang Medali Emas untuk Sumbar

Mimika,Sumbartoday – Tangis haru Rafika Putra dan ofisial pecah di lintasan atletik Mimika Sport Complex usai memastikan medali emas bagi kontingen Sumatera Barat nomor lontar martil Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

Tidak hanya memastikan raihan medali emas, lontaran sejauh 54.04 meter atlet asal Kabupaten asal Sijunjung itu juga berhasil memecahkan rekon PON 2016 atas nama Ardiansyah atlet asal DKI Jakarta. Ardiansyah sendiri pada ajang itu hanya menduduki peringkat tiga dan meraih medali perunggu dengan lontaran terbaik sejauh 51.62 meter.

Medali perak direbut atlet asal Riau Denny Putra dengan lontaran terbaik sejauh 52.63 meter.

Menariknya dari enam kesempatan lontaran yang diberikan, raihan medali emas Rafika itu didapatkan Rafika pada lontaran pertama, dan langsung memecahkan rekor PON 2016. Sementara empat lontaran Rafika gagal keluar dari jaring.

Sementara satu lontaran Rafika lainnya hanya menghasilkan 51.84 meter.

Dengan raihan yang didapat Rafika, total sudah dua medali emas yang disumbangkan tim atletik Sumbar pada PON 2021 Papua. Sebelumnya satu medali emas lainnya disumbangkan atlet Fauma Depra Jumra lewat nomor dasa lomba.

Manajer Tim Atletik Sumbar Ediwarman tak henti mengucapkan rasa syukur atas pencapaian dari Rafika Putra.

“Alhamdulillah target dua medali emas yang dicanangkan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar sudah tercapai, namun kami bertekad bisa “mencuri” medali emas dari nomr lain,” katanya.

Ia mengakui, kekuatan atlet pada nomor lontar martil pada ajang tersebut cukup merata. Selain diikuti lima atlet yang tergabung dalam Pemusatan dan Latihan Nasional (Pelatnas), lontaran seluruh atlet tidak berbeda jauh.

Medali emas yang diincar tim PASI Sumbar pada PON di Bumi Cendrawasih Papua itu ada nomor lempar cakram, juga atas nama Rafika Putra.

“Mudah-mudahan nomor ini bisa menghasilkan medali emas, mohon dukungan dan doanya,” katanya.

Sampai hari ke empat cabang olahraga atletik di Bumi Papua sudah kontingen Atletik Sumbar sudah menyelesaikan lima nomor pertandingan. Selanjutnya pada Senin(11/10) atlet Ramadona akan turun pada nomor sapta lomba. Pertandingan itu akan berlangsung selama dua hari.(Aca)

PON XX Papua 2021 Dua Kenshi Sumbar Melaju ke Semifinal

JAYAPURA,Sumbartoday – Dua atlet Kempo Sumatera Barat melangkah ke babak semi final di nomor randori putra dan putri pada PON XX Papua 2021, GOR STT Gidi, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10).

Kedua atlet tersebut ialah Ari Pramanto dan Suci Kurnia Dewi, Ari melangkah ke babak semifinal sebagai juara poll A di nomor 70 kilogram usai taklukkan dua lawannya yaitu, Maluku dan Nusa Tenggara Timur. Sementara Suci sebagai runner up poll A di nomor 55 kilogram usai taklukkan tuan rumah Papua.

“Alhamdulillah masuk semifinal keduanya, hari ini dua nomor yang diikuti dan hasilnya sesuai prediksi, Suci sempat kalah menghadapi Aceh namun berhasil menang hari ini dan berlanjut ke semifinal, otomatis perunggu sudah ditangan, begitu juga Ari, tinggal mengejar perak dan emas,” kata Rudi usai laga.

Ari Pramanto akan bertemu dengan Kristowirawan Kenshi DI Yogyakarta, sementara Suci Kurnia Dewi bertemu Kenshi Nusa Tenggara Timur, Siska.

Rudi juga berharap, Kenshi Sumbar ini bisa tetap bugar jelang pertandingan berikutnya yang akan di berlangsung Selasa, (12/10).

“Mudah-mudahan kondisi adik-adik kita ini bisa fit, dan bisa menyumbang emas untuk Sumbar,” ujarnya.

Rudi juga mengatakan, bahwa Selasa (12/10) ada empat nomor yang akan di ikuti, diantaranya, Embu berpasangan (Anggi Prasetia dan Vijay Maulana), Randori putra 60 kilogram (Andi Saputra), Randori Putra 70 kilogram (Ari Pramanto), dan Randori Putri 55 kilogram (Suci Kurnia Dewi).

“Semua akan dimainkan dihari Selasa nanti, saya harap di nomor Embu berpasangan, kita bisa mendulang emas lagi, begitupun Andi, saya harap dinomor tersisa ini bisa memberikan medali untuk Sumbar,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi Kenshi Sumbar saat ini cukup kondusif meskipun Ari dan Suci sudah melakoni dua kali pertandingan.

“Alhamdulillah adik-adik dalam keadaan baik, semoga keberuntungan ada dipihak kita,” harapnya. (Aca)

Winda Pesilat Sumbar Melaju ke Babak Final PON XX Papua

JAYAPURA,Sumbartoday – Winda Novi Yalni Atlet Silat Sumbar melaju ke babak final PON XX Papua 2021 dikelas C 55 kilogram usai taklukan Pesilat asal Jawa Tengah Dela Kusumawati di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/10).

Melajunya Winda ke babak final tidak diikuti oleh rekannya M Tri Bintang Syanu yang sama-sama berada pada babak semifinal. Bintang sapaanya, harus tumbang oleh Khoirudin Mustakim Pesilat asal Jawa Tengah.

Sementara itu, peraih emas pada PON Jawa Barat 2016 lalu, Anton Yuspermana pun gagal mengalahkan Pesilat asal Bali, I Wayan pada kelas H 80 kilogram, diikuti Rahmat Natsir dikelas J 90 kilogram juga kalah saat berhadapan dengan Eri Budiono asal Jawa Barat, dan Ridhan Aprilandha pada kelas I 85 kilogram juga kalah oleh Pesilat Bali Cok Gede.

Meskipun meloloskan satu Pesilatnya pada partai tanding ke final, Pelatih Silat Sumbar, Irmay Hendri mengatakan bahwa ia tetap optimis dengan nomor tersisa.

“Alhamdulillah Winda lolos ke final, meskipun banyak pesilat kita yang kalah dinomor lain,” ujarnya.

Selain Winda Novi Yalni, dinomor Seni Ganda Pencak Silat putri Sumbar sudah lebih dulu berada di final.

“Kita berharap di dua nomor yang tersisa agar bisa menyumbang emas untuk Sumbar, kita mohon doanya dari masyarakat Indonesia, khususnya untuk warga Ranah Minang,” katanya.

Irmay mengatakan final kelas C 55 kilogram akan dipertandingkan pada Senin, (11/10) menghadapi Pesilat asal Jawa Timur, Surya Ningtyas diikuti nomor Seni ganda pencak silat putri.

“Sesuai jadwal, final mainnya hari Senin, (11/10) saya harap kita diberi kelancaran,” katanya. (Aca)

PON XX 2021 Papua – Taklukan Atlet Jateng, Petarung Vebi Susul Dua Rekan di Babak Semifinal

Mimika,Sumbartoday.net – Petarung Putri Sumatera Barat Vebi Sasmita berhasil melangkah ke babak semifinal usai menundukkan petarung asal Jawa Tengah Vinda Destyanasari babak penyisihan tarung derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di GOR Eme Neme Yaure, Mimika, Papua, Sabtu.

Bertanding dikelas 54,1-58 Kg, Vebi sukses menundukan atlet peraih medali emas pra PON Jabar itu dengan skor 2-1.

“Alhamdulillah, Vebi tampil baik dia mampu menerjemahkan instruksi pelatih dan merubah strategi pada babak dua dan tiga,” kata Pelatih Tim Tarung Derajat Sumbar, Novriadi Chandra usai pertandingan.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain perubahan strategi dominasi tendangan dan pukulan yang dilancarkan Vebi juga banyak masuk pada kepala dan leher lawan.

Dengan kemenangan tersebut, tiga petarung Sumbar sudah memastikan tiga tempat dibabak semifinal PON 2021. Sebelumnya Hasil drawing cabang olahraga tarung derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua menguntungkan dua petarung Sumatera Barat.

Hendhiko Ramadhan yang turun pada nomor tarung kelas 55-58 Kg dan Nur Rahimah nomor tarung kelas 45 Kg melenggang ke babak semifinal tanpa melakukan pertandingan (menang bye).

“Hasil drawing malam tadi dua petarung langsung masuk babak semifinal, keduanya merupakan petarung unggulan kami,” kata manajer tim Alnedral.

Dari jadwal yang dirilis panitia pertandingan, kedua petarung tersebut akan menjalani laga babak semifinal pada Minggu(11/10). (Aca)

PON XX Papua Asa Kempo Sumbar di Bumi Cendrawasih

JAYAPURA,Sumbartoday – Dihari pertama Kempo Sumbar melakoni Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Kempo Sumbar tampil maksimal dengan tiga nomor yang dimainkan di GOR STT Gidi, Kabupaten Jayapura, Sabtu (9/10).

Tiga nomor tersebut diantaranya, Randori Putri 55 kilogram, Randori Putra 70 kilogram, dan Embu beregu Putra.

Dinomor randori putra, Ari Pramanto berhasil mengalahkan kenshi asal Nusa Tenggara Timur, Irwanto. Sedangkan di randori putri, Suci Kurnia Dewi harus mengakui keunggulan tim asal Provinsi Aceh, Maisarah.

Sementara untuk embu beregu putra, Kempo Sumbar juga terhenti pada posisi ke empat.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Kempo Sumbar, Rudi Horizon mengatakan bahwa di nomor rondori putri masih memiliki kesempatan, sebab system pertandingannya adalah setengah kompetisi.

“Untuk hari ini kita memainkan tiga nomor, memang ada di nomor randori putri kita kalah, tapi karena system pertandingannya setengah kompetisi, jadi pertandingan kedua masih ada kesempatan untuk Suci mengejar poin,” ujarnya.

“Dan untuk Ari saya optimis dilaga besok ia bisa mempertahankan poinnya agar tidak dikejar oleh Kenshi asal NTT tersebut setelah berhasil pada pertandingan tadi,” sambungnya.

Sementara kegagalan di nomor Embu Beregu Putra, Rudi mengatakan bahwa Kenshi Sumbar sudah maksimal namun kurang beruntung.

“Untuk embu beregu putra kita sudah maksimal, atlet sudah tampilkan sesuai dengan yang dipelajari saat di Sumbar, kita kalah beruntung dari atlet-atlet provinsi lain, untuk saat ini mereka unggul dari kita, ini akan kita evaluasi lagi untuk iven-iven berikutnya,” ujarnya.

Namun dinomor yang tersisa, Rudi masih optimis akan bisa menyumbang medali untuk provinsi Sumbar.

“Kita masih memiliki banyak kesempatan di nomor yang tersisa, kita optimis Kempo Sumbar bisa menyumbangkan medali untuk Tuah Sakato,” pungkasnya. (Aca)

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Refresh