Dibalut rasa sakit, Delfita persembahkan medali perak untuk Sumbar

Merauke,Sumbartoday.net – Atlet Gulat Sumatera Barat Delfita meraih medali perak di cabor Gulat kelas 62 kilogram gaya bebas putri meski dibalut cedera ACL atau ligamen di GOR Futsal Dispora Merauke, Sabtu.

“Alhamdulillah saya berhasil sampai di partai final namun kalah dari Kharisma Tantri Jawa Barat,” kata atlet gulat Sumbar Delfita di Merauke, Sabtu.

Menurut dia harusnya dirinya naik meja operasi memperbaiki cedera ACL atau ligamen di lutut kiri namun lebih memilih bermain di sini

“Perjuangan ke sini cukup panjang bahkan saya sempat ingin digantikan atlet lain karena cedera ini. Saya bertekad menampilkan yang terbaik meski rasa sakit terus dirasakan,”

Ia mengatakan sakit ini sudah dirasakan hingga saat ini dan rencananya operasi akan dilakukan selepas PON Papua.

“Saya bertanding dengan rasa sakit dan terus berupaya menampilkan yang terbaik untuk Sumbar,” kata dia

Sementara pelatih Sumbar Ardios mengapresiasi anak didiknya yang memberikan yang terbaik.

“Kita apresiasi perjuangan Delfita hingga meraih perak,” kata dia.

Delfita sendiri bertanding di kelas 62 kilogram dengan percaya diri. Di babak penyisihan grup dirinya mampu mengandaskan dua lawannya Desi Rahmawati Kalimantan Timur dan Mutiara Ayuningtias Jawa Timur.

Sementara di babak semifinal dirinya menang dari Siti Aisyah Jawa Tengah dan maju ke babak final.

Sayang di babak final dirinya harus mengakui keunggulan atlet Jawa Barat Kharisma Tantri.( Aca )

Hamdan Gagal Podium, Anjelina Peringkat Enam PON XX PAPUA

Mimika,Sumbartoday.net – Atlet atletik Sumatera Barat Hamdan Sayuti gagal menyelesaikan lomba nomor marathon putra setelah mengalami cedera otot betis pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 yang berlangsung di Kuala Kencana, Mimika, Papua, Sabtu.

Nasib kurang beruntung menimpa Hamdan saat perlombaan sudah menempuh jarak 8 Kilometer. Atlet asal Kabupaten Sijunjung itu secara perlahan mulai tersingkir dari rombongan besar yang dipimpin atlet nasional Agus Prayogo asal Jawa Barat.

Meski mencoba memaksakan untuk terus menjalani perlombaan, namun kondisi atlet juara Jakarta marathon itu terus merosot. Memasuki kilometer 24 dari 40,195 kilometer yang dijalani Hamdan menyerah akibat rasa sakit yang dideritanya.

“Kaki sudah sangat sakit sekali, tumit tidak bisa dipijakan jadi mempengaruhi kecepatan bahkan sakitnya sampai ke paha seperti ditarik dari dalam,” kata Hamdan usai menjalani perawatan dari tim medis.

Dikatakannya, pada perlombaan itu ia menargetkan bisa podium dua untuk bisa meraih medali perak. “Baru kali tidak podium, mungkin kali ini kurang beruntung saja,” sebutnya.

Nomor marathon pada PON 2021 di Bumi Cendrawasih diraih oleh atlet Jawa Barat, Agus Prayogo. Sementara atlet asal Sumatera Utara Welman D.Pasaribu menyabet medali perak dan medali perunggu diraih atlet Kalimantan Selatan
Muhammad Ady Saputra.

Anjelina urutan lima

Atlet jalan cepat putri Sumbar, Anjelina Eka harus puas berada diperingkat enam dari delapan atlet yang bertanding pada nomor jalan cepat putri.

Pada nomor jalan cepat yang menempuh jarak 20 kilometer tersebut atlet dari
Daerah Istimewa Yogyakarta Indah Lupita Sari menyabet medali emas, perak atlet Jawa Timur Ari Indah Aprilia, dan medali perunggu Halida Ulfah dari Kalimantan Selatan.(Aca)

Kalah di Bola 10 Double, Biliar Sumbar Sisakan dua Nomor Pertandingan Di PON XX Papua

Mimika ,Sumbartoday.net – Dewi fortuna masih belum berpihak kepada dua pebiliar andalan Sumatera Barat. Duet Oki Candra dan Edo Fernando yang turun pada nomor bola 10 double kembali menelan kekalahan dan harus mengakui keunggulan duo pebiliar Riau pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Arena Biliar SP2 Mimika, Papua.

Sebelumnya dua pebiliar Ranah Minang ini juga menelan kekalahan dari nomor bola 8 double, bola 15 single (Oki), dan bola 8 single (Edo).

Bertanding di meja B8, duet Oki dan Edo sempat unggul pada game ke enam dengan skor 4-2. Namun usai menjalani “time out”, duet Riau Ibrahim dan Martias mampu menunjukan performa terbaiknya dan berhasil menyamakan skor 4-4.

Penurunan penampilan pasangan Sumbar ini dimanfaatkan pebiliar Riau dan menutup permainan dengan skor 5-8.

“Bagaimanapun anak-anak sudah bermain dengan maksimal, hasil ini harus diterima dan masih ada dua nomor lagi masing – masing akan turun pada nomor single,” kata Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Sumbar, Alexander Dino di Mimika, Sabtu

Ia menyebutkan, selanjutnya Oki akan turun pada nomor bola 10 single melawan pebiliar tuan rumah, Ferdy. Sementara Edo turun pada nomor 9 single melawan pebiliar Rizky asal Jambi.

“Keduanya akan bertanding pada Senin(11/10). Kami berharap keduanya mampu tampil tenang dan fokus,” katanya.(Aca)

Beny Ario Putra Gagal Susul Rekannya di Semifinal

JAYAPURA ,Sumbartoday -Pesilat Sumatera Barat, Beny Ario Putra gagal menyusul dua rekannya yang lebih dulu melangkah ke babak semi final, setelah gagal mengalahkan Pesilat asal Bali Komang Harik Adi kelas E nomor 65-70 kilogram pada PON XX Papua 2021, di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Jum’at (8/10).

Usai pertandingan, Pelatih Silat Sumbar, Irmay Hendry mengatakan bahwa Beny tampil kurang maksimal dalam tiga ronde pertandingan.

“Beny “talambek angek” dironde terhakir harusnya di round 1 dan 2 dia sudah bisa curi poin, tapi sayang diround terahkir baru berikan perlawanan,” ujar Pelatih Silat Sumbar, Irmay Hendri.

Irmay juga mengatakan, Silat Sumbar masih menyisakan enam partai termasuk Muhammad Tri Bintang dan Winda Novi Yalni.

Kelas H Putra Anton Yuspermana, kelas I Putra Ridhan Aprilanda, C Putra Rahmat Natsir, dan Seni Silat Ganda Putri Yola Cynthiana Ochi Ramadhani.

“Saya berharap dienam partai yang tersisa ini kita bisa berikan yang terbaik untuk provinsi Sumatera Barat,” harapnya. (Aca)

PON XX 2021 Papua, Dua Petarung Sumbar Melenggang ke Semifinal, Yogi Terhenti

Mimika, Sumbartoday – Hasil drawing cabang olahraga tarung derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua menguntungkan dua petarung Sumatera Barat.

Hendhiko Ramadhan yang turun pada nomor tarung kelas 55-58 Kg dan Nur Rahimah nomor tarung kelas 45 Kg melenggang ke babak semifinal tanpa melakukan pertandingan (menang bye).

“Hasil drawing malam tadi dua petarung langsung masuk babak semifinal, keduanya merupakan petarung unggulan kami,” kata manajer tim Alnedral di Mimika, Jumat.

Lebih lanjut ia mengatakan, kedua petarung Sumbar itu akan bertanding pada partai ke 39 dan 42 yang akan berlangsung pada Minggu(10/10) di GOR Eme Neme Yaure, Mimika, Papua.

Yogi Pratama Kalah

Melakoni laga perdana petarung masa depan Sumbar, Yogi Pratama harus terhenti pada babak penyisihan setelah dikalahkan petarung asal Jawa Barat Rio Muhammad pada nomor tarung kelas 61-64 Kg, dan kalah dengan skor 2-1.

“Secara kemampuan Yogi dan Rio sama, namun ronde pertama tadi tendangan dari mengenai kepala Yogi, dan itu nilainya tinggi,” kata Pelatih Tarung Derajat Sumbar, Novriadi Chandra usai pertandingan.

Dua wasit memenangkan petarung asal Jawa Barat tersebut dengan nilai 89 dan 79, sementara hanya satu wasit yang memenangkan Yogi Pratama dengan nilai 76.

Sementara pada Sabtu(09/10) petarung Vebi Sasmita yang turun pada nomor tarung kelas 54-58Kg akan berhadapan dengan petarung asal Jawa Tengah Vinda .(Aca)

Perbakin Sumbar Telah Berusaha Semaksimal Mungkin Di PON XX Papua Namun Nasib Belum Berpihak

JAYAPURA , Sumbartoday.net -Cabang olahraga Perbakin Sumatera Barat yang berlaga pada PON XX Papua 2021 gagal menyumbang medali untuk Ranah Minang, setelah atletnya, Arnizal hanya mampu finish diurutan ke enam, di Lapangan Menembak Indoor Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Jum’at (8/10).

Arnizal yang turun pada nomor 10 meter air pistol women sebelumnya mampu menyingkirkan beberapa lawannya pada babak kualifikasi, namun saat berada di final round Arnizal harus mengakui keunggulan tim Bali, Kalimantan Selatan, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Menembak Sumbar, Rudi Wiralaga mengatakan bahwa sejauh ini persiapannya sudah matang, hanya saja kali ini kita belum beruntung.

“Kita kurang beruntung kali ini, saya minta maaf belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Sumbar, kita sudah berusaha semaksimal mungkin namun kita belum beruntung,” katanya.

Perbakin Sumbar sendiri, pada PON XX Papua 2021 hanya mengirim satu atlet dan satu nomor pertandingan, melihat kondisi tersebut, Rudi Wiralaga yang kerap disapa Laga tersebut berharap kedepannya, Perbakin Sumbar akan lebih banyak lagi memiliki atlet-atlet yang potensial.

“Kita sudah dimintai oleh PB Perbakin untuk menyiapkan tim, untuk iven iven berikutnya, dan saya harap semoga pada iven berikutnya Perbakin Sumbar bisa lebih banyak mengirimkan atlet yang potensial,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Perbakin Kombespol Johni Soeroto juga mengharapkan Perbakin Sumbar lebih maju dari sekarang untuk iven-iven berikutnya.

“Perbakin kedepannya harus semakin maju, kedepan saya berharap sebagai pengurus akan bertambah atlet kita, karena beberapa waktu yang lalu, kita sempat melihat kader-kader atlet disisi anak-anak yang bagus pada perlombaan Piala Kapolda, Insya Allah kedepan bisa kita bina maju ke dalam perlombaan yang sifatnya nasional, atau bahkan internasional,” tutupnya. (Aca)

Pelatih Cabor Angkat Besi Sumbar, Martin Apresiasi Anak Didiknya Yang telah Berjuang Di PON XX Papua

Jayapura, Sumbartoday.net -Setelah menyumbang satu medali perak melalui Pardani, cabor Angkat Besi Sumbar urung menambah pundi-pundi perbendaharaan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Dipentaskan di Auditorium Universitas Cendrawasih Kota Jayapura, Jumat (8/10), atlet Angkat Besi putri Sumbar Mayang Sari gagal mengikuti langkah lifter Sumbar sebelumnya.

Mayang yang turun di kelas 76 Kg harus mengakui keunggulan lifter putri asal Jawa Tengah Diah Ayu Permatasari dengan angkatan 215 Kg yang sekaligus menyabet medali emas.

Medali perak untuk kelas ini disabet atlet Angkat Besi asal Lampung Fena Yuliani dengan total angkatan 197 Kg.

Sementara medali perunggu diperoleh Gusti Melinda dari Jambi dengan total angkatan 197 Kg, sama dengan total angkatan peraih medali perak.

Sementara Mayang Sari hanya mampu mengangkat dengan total angkatan 195 Kg.

Pelatih Angkat Besi Sumbar Martin tetap memberikan apresiasi kepada anak didiknya. Ia menilai apa yang telah ditampilkan Mayang Sari sudah maksimal.

“Mayang sudah memberikan yang terbaik. Kita juga harus mengakui kualitas lawan yang juga tak kalah bagus,” pungkasnya.( Aca )

Dua atlet bermotor kelas motor cross targetkan medali PON Papua XX

Merauke, Sumbartoday.net – Dua atlet bermotor kelas motor cross menargetkan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021 yang digelar di Sirkuit Tanah Miring Kabupaten Merauke.

Ketua Umum IMI Sumbar Defri Nasli di Merauke, Kamis mengatakan hasil di balap motor memang kurang bagus namun atlet telah berusaha maksimal.

“Atlet kita Renggi Lukmana dua kali jatuh di balapan kelas beregu dan perseorangan. Kita melihat semangat juang tinggi namun keberuntungan belum dimiliki saat ini,” kata dia.

Untuk kelas motor cross, lanjutnya Sumbar memiliki dua atlet yang siap turun di kategori beregu dan perseorangan dengan dua kelas yakni 125MX dan 250 MX.

“Kita minta doa warga Sumbar agar balapan berjalan lancar dan kita dapat hasil maksimal,” kata dia.

Ia mengatakn kedua atlet motor cross Sumbar sudah mendarat di Bandara Mopah Merauke pada Rabu (6/10) dan siap berlaga di PON Papua.

Kedua atlet itu adalah Vigit Dwi Saputra dan Daffa Zulfikar.

‘Semoga keduanya tampil maksimal dan mampu berprestasi di laga nanti,” kata dia.

Perlombaan motor cross sendiri akan dimulai pada Jumat (8/10) di Sirkuit Tanah Miring. Kegiatan sendiri dimulai dengan latihan bebas di masing-masing kelas dan kualifikasi.

Untuk balapan resmi sendiri akan digelar Sabtu (9/10) di sirkuit yang sama.( Aca )

Fauma Atlet Asal Kabupaten Pasaman Persembahkan Medali Emas Untuk Sumbar

Mimika,Sumbartoday.net -Fauma Kebuntuan Medali di Klaster Mimika, Boyong 1 Emas Dasa Lomba
Mimika,- Atlet andalan Sumbar Fauma Depril Jumra akhirnya memecah kebuntuan perburuan medali kontingen Sumbar dari klaster Mimika setelah sempat membuka asal melalui tim panjat tebing. Fauma yang atlet asal Kabupaten Pasaman itu menjadi yang terdepan di nomor dasa lomba cabang atletik yang berlangsung di Stadion Atletik Mimika Sport Complex.

Ia berhak menggondol medali emas untuk Sumatera Barat setelah menjadi pengumpul poin terbanyak dengan poin 6.788. Modal ini cukup bagi Fauma untuk menyisihkan Gayus Sibung yang terpaut 524 poin di bawahnya. Atlet Kalimantan Timur itu hanya mampu meraup poin 6.264 poin. Sementara medali perunggu diraih Afif Setiawan dari Lampung dengan capaian 6.161

Nomor ini tergolong berat di cabang atletik karena atlet yang terlibat harus unggul poin dari 10 nomor lomba, mulai dari lari 100 meter, lompat jauh, lempar cakram, lompat tinggi, lari 400 meter, tolak peluru, lari gawang 110 meter, lompat galah, lempar lembing, hingga lari 1500 meter.

Gelaran nomor ini berlangsung selama dua hari dan dimulai sejak Rabu kemarin. Sejak awal Lomba, Fauma sudah leading dari pesaing-pesaingnya yang berasal dari 6 provinsi lain. Papua sendiri menyertakan dua atletnya namun hanya finish di posisi 5 dan 8. (*)

1. Fauma Depril Jumra (Sumatera Barat) dengan poin 6.788.
2. Gayus Sibung (Kalimantan Timur) dengan poin 6.264.
3. Afif Setiawan (Lampung) dengan poin 6.161.
4. Alif M Baskar (Jawa Barat) dengan poin 6.072.
5. Yusak Refasi (Papua) dengan poin 5.932.
6. Arif Anugrah Ilah (Kalimantan Tengah) dengan poin 5.408.
7. Dedi Hermawan (Riau) dengan poin 5.186.
8. Yosep Ndiken (Papua) dengan poin 5.029.( Aca)

PON XX Papua 2021 Dua Pesilat Sumbar Melaju ke Semifinal

JAYAPURA,Sumbartoday -Dalam lanjutan PON XX Papua 2021 cabang olahraga Pencak Silat, Pesilat andalan Sumatera Barat Suci Wulandari gagal melaju ke semi final setelah dikalahkan Pesilat asal Kalimantan Timur Dinda Nuraidha pada kelas B Putri, di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Kamis (7/10)

Sementara rekan-rekannya asal Sumatera Barat (Sumbar) yang juga bertanding pada hari yang sama berhasil melaju ke babak semi final, M Tri Bintang Syanu pada kelas B Putra berhasil menaklukan Pesilat asal Sulawersi Utara Hidayat Limonu, dan Winda Novi Yalni kelas C pun mengalahkan Pesilat asal DI Yogyakarta Sholikhah.

Menanggapi hal tersebut, Pelatih Silat Sumbar Irmay Hendri usai pertandingan mengatakan bahwa ia akan tetap optimis dengan sisa tujuh partai yang akan dipertandingkan pada PON XX Papua 2021.

“Hari ini kita menurukan 3 Pesilat kita, meskipun Suci kalah tetapi Bintang dan Winda berhasil menang, dengan hasil ini saya optimis dengan gold medali ditangan,” katanya.

Ia juga mengatakan, meskipun Suci sedikit diunggulkan diantara rekan-rekannya, tetapi dengan kekalahan Suci ia harap tidak akan merubah optimisnya Silat Sumbar meraih medali.

“Memang, kita berharap ke Suci, ternyata Suci gagal, Suci kalah dengan skor tipis, Cuma selisih 1 poin di 3 juri, jujur sebagai pelatih kekecewaan akan ada, tapi kita tidak mau pesimis, kita tetap optimis,” katanya.

“Suci sudah memaksimalkan semuanya, taktikal dan mental Suci jauh unggul, namun hanya saja kita kurang beruntung, namanya olahraga kalah menang itu biasa,” sambungnya. (Aca)

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Refresh