KONI SUMBAR Bagalau Kembalikan Kepada Surat 595 KONI Pusat

Padang, Sumbartoday.net – Semakin semrawut nya permasalahan KONI Sumbar saat ini, menjadikan tim pengugat yang dikomandoi Togi P Tobing, melakukan aksi penolakan terhadap SK 147 dan PAW ke dua, yang diterbitkan oleh KONI Pusat, pada tanggal 28 Desember 2022.

Melihat terbitnya SK 147 dan PAW jilid dua tersebut membuat Togi Cs, meradang, dikarenakan dalam SK 147 mencatut beberapa nama yang tergabung dalam penggugat di antara nya, Togi P Tobing, Deno Indra, Firmansyah, Esneti, sedangkan Yohanes Wempi memang tidak ada dalam garis SK tersebut.

Dikatakan Togi P Tobing, legalitas Roni Pahlawan saja sedang kami gugat secara hukum di pengadilan negeri Padang, dengan mencatut nama nama diatas kami sangat tersinggung dan pencemaran nama baik kami sebagai penggugat.

Ditambahkan Kolonel( Purn) Deno Indra Firmansyah, jangan mengangkangi proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan negeri Padang, dan pedomani AD/ART KONI Pusat tahun 2020

Sementara itu Esneti, yang juga namanya dicatut masuk dalam SK kepengurusan KONI Roni Pahlawan, dengan geram menyatakan, saya sangat tersinggung, dan Roni harus meghormati proses hukum yang sedang berjalan, bukan dengan seenaknya saja mencatut nama saya.

Kemudian Yohanes Wempi, selaku pengugat juga menambahkan, saya secara pribadi sangat menyayangkan keluarnya SK 147 disaat proses hukum masih berjalan, ini sebagai bahan materi gugatan yang membuktikan bahwasanya Roni Pahlawan, tidak profesional dan tidak mengerti AD/ RT dan menghimbau kawan kawan yang masuk dalam SK 147 agar mengklarifikasi dan keluar dari SK tersebut. Secara hukum proses perubahan SK dalam Enam Bulan tidak lah boleh karena masih dalam proses hukum.

Pengugat mendukung kebijakan pemerintah Provinsi Sunatera Barat dan mendukung kembali kepada surat 595 tanggal 30 Jumi 2022, tentang kembali kepada kepengurusan SK 65,
bulan Mei 2021, yang hanya melaksanakan proses pemilihan Ketua saja pada Musurprov 16 Juni 2022.(***)

KONI Kota Padang Melangsungkan Rapat Icak-icak

Padang, Sumbartoday -Cabor Gerah Koni Padang Rapat Tanpa Konsep. Kamis (5/1) Rapat Koni Padang dengan judul Persiapan Porprov XVI tahun 2023 sepertinya tidak cocok dengan judul yang diberikan, rapat tersebut dipimpin ketua umum KONI Padang tersebut hanya menjadi bahan silaturahmi saja jadinya, dikarenakan rapat tidak mempunyai konsep yang jelas.

Rapat yang berlangsung di Sekretariat Persatuan Catur Seluruh Indonesia( Percasi) Kota Padang di Komplek Gor H. Agus Salim Padang, dan
dihadiri oleh Ketua Pengcab dan perwakilan cabor lainya hanya menjadi bahan kritikan pedas dari cabor.

Esneti, Spd, Sekretaris Persatuan Dayung Seluruh Indonesia( Porsi) Kota Padang, dengan berapi-rapi mengatakan, kalau seperti judul rapat sekarang yang dilaksakan Koni Padang seharusnya, sebelum kami diundang untuk rapat Porprov, Koni Padang terlebih dahulu harus punya program, bukan meminta program ke cabor dulu, ini kok terbalik, kemudian program Koni Padang itulah nantinya yang akan dibawa rapat disini, setelah itu baru cabor bisa menyesuaikan dengan program Koni, bukan sebaliknya, aneh memang Koni Padang sekarang.

Ditambahkan Esneti, saya rasa rapat ini adalah rapat icak-icak saja, dan tidak ada konsep, jadi jangan tanya cabor tentang program, rapat Koni Padang unsur pimpinan dulu lahirlah program Koni baru bawa cabor rapat dan paparkan program Koni setelah itu baru minta program ke cabor.

” Ini rapat icak-icak dan tidak jelas ujung pangkalnya, minta program ke cabor, sedangkan Koni saja tidak ada program, Koni apa namanya ini” ujar Esneti kepada Sumbartoday.

Akhirnya ditambahkan Esneti, sambil tertawa, ini bukan rapat tapi ajang silaturahmi, kalau rapat ada konsep tapi kalau silaturahmi memang seperti ini.

Kemudian ditambahkan Esneti lagi, kalau rapat Proprov, Koni harus punya program dan peraturan khusus untuk setiap cabor, yang akan dipertandingkan sementara itu, tingkat provinsi saja belum membicarakan hal ini, kenapa Koni Padang sudah krasak krusuk dan kenapa juga harus kalang kabut, sementara Koni Padang sendiri telah menolak untuk menjadi tuan rumah Porprov ke XVI tahun 2023, ada apa ini….??? (Aca)

Cabor Sambo dan Dayung Kecewa Terhadap Koni Padang

Padang, Sumbartoday – Kembali kekecewaan timbul dari beberapa cabang olahraga( Cabor) yang berangkat menuju Kelurahan Nasional( Kejurnas) kali ini cabang olahraga neladiri Sambo, yang berangkat menuju Kejurnas di Jakarta, juga tidak mendapat bantuan dari KONI Kota Padang, yang mana ke semua atlet yang diberangkatkan menuju Kejurnas tersebut adalah atlet Kota Padang.

Setali tiga uang dengan cabang olahraga Dayung, kali ini nasib yang sama juga menimpa cabor Sambo. Dikatakan Ketua Umum Sambo, Hendri Gusman Darma, kepada Sumbartoday. net, memang kami tidak mengajukan proposal. untuk berangkat menuju Kejurnas, dikarenakan saya tahu sekali, kalaupun saya ajukan proposal dipastikan saya tidak akan mendapat bantuan, dan itu sudah sering dialami, jadi saya apatis, harusnya Koni Padang, faham dan cepat tangap karena hasil Kejurnas ini nantinya akan menentukan pada atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov) namun semuanya tidak memahami mungkin merasa senang karena tidak meminta bantuan, sebagai seorang bapak harusnya Koni Padang merangkul semua cabang yang akan menuju Kejurnas.

” Saya apatis dengan Koni Padang, makanya tidak memberikan proposal, meskipun nanti saya ajukan proposal, pasti tidak akan dibantu juga, terang Hendri GD sapaan akrab Ketum Sambo Sumbar ini, ”

Lebih lanjut Hendri Gusman Darma juga menjelaskan, Koni Padang, Amburadul, tidak jelas apa programnya, sehinga cabang olahraga seakan tidak paham apa yang Koni Padang inginkan, kemudian juga dalam hal. memberikan bantuan kepada cabang olahraga, mereka bilang melakukan verifikasi, tapi apa bentuk verifikasi yang dilakukan dan apa model verifikasi tersebut, sehinga dalam memberikan bantuan seenak perut mereka saja, ini sangat aneh, dan perlu dipertanyakan, kerena anggaran ada tapi kenapa untuk cabang olahraga harus diperas, sehinga cabang olahraga menangis setelah melihat berapa yang dibantu Koni Padang, sengaja saya tidak sebutkan siapa tim Verifikasi, nantilah pasti akan tau semuanya.

Kekecewaan Hendri Gusman Darma selalu Ketua Umum Sambo, juga sama dengan cabor Dayung, yang mana mengajukan proposal dengan memberangkatkan sebanyak 45 orang atlet namun bantuan yang diberikan sangatlah tidak relevan, menuju Jawa Barat terpaksa harus berangkat mengunakan mobil panti asuhan, namun sampai detik ini Koni Padang, malah merasa menang, kerena tidak ada tanggapan dari cabor Dayung, sunguh aneh Koni Padang sekarang.

Sementara itu, cabor Sambo, yang memberangkatkan sejumlah atletnya menuju Kejurnas Perkumpulan Sambo Indonesia di Jakarta adalah, nomor Sport Sambo, Yusril Mahendra, Ridho Ichlas Ichsan Darma, Harizon Septia Pratama, Elfi Fernando, Alvin Sumantri, Muhammad Agus Saputera.

Dan nomor Comat Sambo, Yozy Kumala Putera, Weldri Soni.(***)

Podsi Sumbar Biaya Mandiri Menuju Kejurnas

Padang, Sumbartoday – Meski berangkat dengan kondisi yang tidak menerima suplai dana dari Komite Olahraga Nasional Indonesia( KONI) Sumbar, namun Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia( Porsi) Sumbar, tetap berangkat menuju Kejuaraan Nasional( Kejurnas) Dayung yang dilaksanakan di Jawa Barat( Waduk Cipule) dengan dana mandiri. Minggu 4/12 yang dilepas secara resmi oleh Ketua Umum Podai Sumbar Ismunadi dan didampingi Prof Heri Barlian selaku pengurus Podsi Sumbar.

Dalam pelepasan tersebut, selaku Ketua Umum Podsi Sumbar, Ismunandi berpesan, tetaplah semangat dalam melakini iven Kejurnas yang akan ananda lakoni, jangan fikirkan yang lainya, meski kita berangkat dengan dana mandiri, namun jangan jadikan itu sebagai pematah semangat ananda semua,, selalu jaga nama baik Podsi Sumbat, jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan yakinlah Allah bersama orang-orang yang sabar.

Ditambahkan Ismunandi, nantinya di Jawa Barat, kalau ananda semua atau para atlet semua bisa meraih predikat yang terbaik, maka secara pribadi nanti saya selaku Ketua Umum Podsi Sumbar, akan mencarikan jalan untuk ananda semua mendapatkan bonus, semoga nanti di Kejurnas bisa meraih yang terbaik, selamat bertanding dan selamat pergi serta pulang.

” Meskipun kita berangkat dengan dana mandiri, jangan fikirkan itu, raihlah yang terbaik di Kejurnas nanti, untuk bonus kalau memang menjadi the best, saya secara pribadi akan carikan jalan buat ananda semua, ” terang Ismunandi.

Sementara itu, Heri Barlian, juga memberikan suport kepada semua atlet, bertandanglah dengan penuh semangat, in shaa allah kami akan mendampingi ananda semua di Kejurnas nanti, tetap semangat abaikan yang tidak mendukung kita.

Pada gelaran Kejurnas di Jawa Barat( Cipule) tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia ( Podsi) Sumbar, memberangkatkan sebanyak 45 orang atlet dayung putra dan putri, dan nantinya akan mengikuti berbagai macam nomor pertandingan di antaranya, nomor Perahu Naga, Canowing, dan Rowing, para atlet yng dilepas oleh Ketua Umum Podsi Sumbar, Minggu 4/12 di pelataran parkir Gor H. Agus Salim Padang, berangkat dengan menempuh jalur darat dengan mengunakan mobil dari SMK Dhuafa dan mobil Panti Asuhan.

Selaku pentolan Podsi Sumbar, Esneti, dalam kesempatan berbincang dengan Sumbartoday, mengatakan, kita tidak ada bantuan dari pihak manapun, termasuk KONI Sumbar, dan kita berangkatkan atlet dengan dana mandiri, tapi ingat jangan pernah nanti ada yang bilang kalau Podsi Sumbar berangkat menuju Kejurnas kami juga ikut membantu, maka akan saya tuntut nantinya mereka yang berani bilang seperti itu, bagi kami Olahraga adalah harga mati, bukan untuk mencari muka dan pamor nama. (Aca)

KONI Sumbar Rancang Program Reward dan Pembinaan Atlet Berprestasi Tahun 2022

Padang- Sumbartoday. Net – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar telah menyiapkan bentuk program pembinaan kepada atlet Ranah Minang yang telah mengukir prestasi di arena PON XX Papua 2021 lalu. Salah satunya, bantuan uang pembinaan perbulan bagi atlet peraih medali PON Papua dihidupkan kembali.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum KONI Sumbar, Bapak Agus Suardi, Senin (21/2) di ruang kerjanya.
“Kita (KONI) telah menyiapkan program di tahun 2022 ini. Salah satunya, merancang sekaligus menyetujui pemberian bantuan bulanan kepada atlet berprestasi kita di PON XX Papua lalu,” ujar Agus Suardi dalam relis yang diterima Singgalang, Senin (21/2).
Dikatakan Abien -sapaan Agus Suardi- saat memberikan keterangan itu didampingi Waketum V Esneti, Plt Sekum Rozi Rabbani serta Kabid Humas & IT Rakhmatul Akbar dan pengurus Humas & IT lainnya itu program dan rancangan terukur KONI akan terus dimatangkan. Apalagi tahun 2022 ini sudah memasuki bulan kedua.
“Jadi, untuk pembinaan atlet terutama yang sudah membanggakan nama Sumbar, untuk pendanaannya sudah di plot ke dalam rancangan program atlet binaan kita,” jelas Abien dan dibenarkan Rozi Rabbani.
Namun berapa besaran nominal yang bakal diterima para atlet dan pelatih berprestasi perbulannya itu hampir rampung dalam pembahasannya. “Yang pasti sudah dibahas dan menunggu proses finalisasi. Itu sesuai dengan pencapaian yang diraih para atlet. Ada perbedaan antara peraih medali emas dibanding dengan peraih medali perak dan perunggu,” ungkapnya.
Plt Sekum Rozi Rabbani meminta kepada para atlet dan pelatih berprestasi bersabar. “Pokoknya sudah kita ploting dan besarannya pun sudah kita siapkan. Sekali lagi atlet diminta bersabar dulu. Tinggal gong saja lagi,” ujar Rozi.
Terkait bakal adanya bantuan uang pembinaan perbulan bagi atlet berprestasi itu tentu disambut gembira para atlet. Secara terpisah para atlet yang dihubungi menyamapaikan komentarnya.
Peraih medali emas dua kali berturut-turut PON, (PON Jabar dan PON Papua) Delva Riski menyambut gembira. Taekwondoin putri asal Kabupaten Padang Pariaman itu memang sudah lama menunggu kabar baik itu.
“Mantap-lahnya. Itu yang kami tunggu-tunggu,” ujar Delva Riski yang dihubungi, Senin (21/2) secara terpisah.
Dia berharap besaran uang pembinaan untuk atlet dan pelatih itu jangan lagi nominalnya disamaratakan dan samarasakan. “Peraih medali emas itu tidak gampang. Jadi, jangan lagi disamaratakan nominalnya dengan peraih perak dan perunggu. Ini bukan berarti saya tidak menghargai perjuangan teman-teman peraih perak dan perunggu. Kami semua telah berjuang demi Sumbar,” jelas Uniang -sapaan Delva Riski.
Sebelumnya, besaran uang pembinaan atlet perbulan yang diterima Rp2 juta. Itu berlaku untuk semua atlet peraih emas, perak dan perunggu. “Seingat saya besarannya dulu segitu yakni Rp2 juta/bulan,” terang Uniang.
Pada kesempatan itu, Uniang berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga memikirkan masa depan atau pekerjaan bagi atlet berprestasi. “Selain soal masalah uang pembinaan. Kami yang belum mendapat pekerjaan ini kiranya juga dicarikan pekerjaan,” pinta Uniang.
Atlet gantolle Sumbar, Rijalul Fathani yang dikontak pun menyatakan kegembirannya pula. “Sangat bagus-lah. Soal nomimalnya jangan lagi sama rata dan sama rasa antara peraih emas, perak dan perunggu. Sehingga para peraih medali itu akan termotivasi ke depannya,” ungkap Rijalul Fathani.
Harapan soal pekerjaan juga Jalul -sapaannya- sama dengan Delva Riski. “Kami juga berharap janji Pemprov memberikan pekerjaan kepada peraih medali PON Papua bisa terealisasi. Karena ini masalah masa depan kami para atlet yang belum bekerja,” ujar peraih perak di nomor beregu itu.
Diakhir pembicaraan Jalul berterima kasih kepada pengurus KONI Sumbarm terutama Ketua Umum Bapak Agus Suardi yang tetap dan terus memerhatikan atlet dan pelatih dalam melakukan pembinaan. “Kami siap menunggu kabar baik itu dari KONI Sumbar,” ujar Jalul yang saat dihubungi tengah menggelar latihan di daerah Padang Pariaman.
Terpisah pula, NSR Yalatif atlet peraih medali emas pertama Sumbar di PON XX Papua itu mengucap syukur. “Alhamdulillah, semoga lancar dari bulan ke bulan. Sehingga kami tidak memikirkan lagi saat mau pergi latihan. Bisa fokus,” papar NSR Latif.
Dikatakan atlet yang juga meraih medali perunggu di nomor beregu itu, berapa besarannya silahkan ditetapkan KONI. “Yang terpenting itu, dengan kondisi terutama saya yang belum punya pekerjaan tetap ini, saat pergi, fokus latihan. Ada yang bisa ditinggalkan untuk keluarga,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu juga, Latif juga berharap kepada KONI dan pemprov juga memikirkan bantuan peralatan cabor gantolle.
“Besok ini, PON di tanah Sumatera. Jangan sampai pula, kita (Sumbar) ‘dibantai’ di tanah Sumatera. Artinya faktor peralatan di olahraga dirgantara ini sangat vital dan mesti terbaru. Saya bersama kawan-kawan telah bertekad akan memberikan yang terbaik di tanah Sumatera besok itu,” tutupnya. (Aca)

Ketua KONI Sumbar Tinjau Langsung Hall Bela Diri dan Fitnes

PADANG,Sumbartoday. Net -Meningkatkan prestasi olahraga harus diikuti dengan peningkatan sara dan prasarana olahraga, sehingga semua berjalan sesuai dengan grand disign yang sudah ada.

Sekaitan dengan hak itu, ketua KONI Sumbar Agus Suardi, didampingi wakil ketua umum II Binpres Ediswal dan ketua bidang yang membidangi sarana serta prasarana, serta pengurus lainnya, melakukan peninjauan langsung ke hall bela diri dan fitnes, untuk melakukan perbaikan pada gedung tersebut, Kamis (19/1/2022).

Pada kesempatan tersebut, ketua KONI Sumbar memerintahkan pada pengurus terkait untuk segera melakukan perbaikan, baik pada bagian atas, dinding maupun lantai, yang sudah tidak lagi representatif dan bisa mengganggu semangat atlet untuk berlatih.

“Ini harus segera diperbaiki, karena sudah agak tidak layak untuk dipergunakan dalam latihan, atlet butuh fasilitas yang baik untuk menambah semangat dan optimis dalam berlatih dan meraih prestasi,” tegas Agus Suardi yang kerap disapa Abien.

Ditambahkannya, fasilitas olahraga jangan dianggap sepele, karena prestasi tidak akan tercapai tanpa fasilitas yang baik.

“Tidak ada alasan bagi KONI Sumbar untuk menunda perbaikan infrastruktur latihan para atlet, ini penting demi prestasi olahraga kita,” tukuk Abien mengakhiri.(Aca)

Pengamat dan Praktisi Olahraga Prof. Syafruddin: Jangan Campur Adukkan Olahraga Dengan Urusan Lain

PADANG.Sumbartoday. net – Praktisi dan juga pemerhati olahraga Sumatera Barat Profesor Syafruddin, megunjungi KONI Sumbar untuk memberi masukan dalam meningkatkan prestasi, pada berbagai event, termasuk PON 2024 mendatang.

Prof. Syafruddin diterima langsung Waketum II bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Ediswal, diruang rapat KONI Sumbar, Sabtu (15/1/2022).

Pada kesempatan tersebut secara gamblang Prof. Syafruddin memberikan masukan atau grand disign peningkatan prestasi olahraga pada pengurus KONI yang hadir saat itu, termasuk juga beberapa pengurus bidang lainnya.

“Kita harus merubah cara peningkatan prestasi dengan mengacu pada berbagai event lalu, sehingga tepat sasaran sesuai dengan aturan keolahragaan yang berlaku, jangan kaitkan peningkatan prestasi olaraga dengan lainnya diluar olahraga, sehingga prestasi bisa lebih dipacu,” tegas Syafruddin.

Ia juga menambahkan, olahraga itu berdiri-sendiri dengan aturan sendiri, sehingga akan menjadi rusak kalau dicampur-adukkan dengan kepentingan lainnya.

“Kalau benar mencintai olahraga jangan campur adukkan antara urusan olahraga dengan lainnya, biarkan KONI Sumbar melakukan pembinaan dan pembenahan ke-olahraga-an, sehingga pada PON 2024 Sumut-Aceh kita bisa meraih pretasi optimal,” tegas Syafruddin lagi.

ditegaskannya lagi, pencinta olahraga tidak bicara politik atau bicara lain ketika menyangkut olahraga, tetapi focus pada itu saja, jangan lakukan politisasi keolahragaan, sehingga tidak membuat pengurus KONI lalai dalam menjalankan fungsi pembinaan.

“Mari kita dukung bersama peningkatan prestasi olahraga Sumbar dalam menghadapi berbagai event, jangan lagi ganggu dengan hal-hal yang merusak grand disign yang sudah disiapkan, sehingga olahraga Sumbar makin berjaya di Nusantara dan Internasional, seperti masa-masa lampau,” tutup Syafruddin yang juga pengurus Volly Sumbar tersebut.(Aca)

Penutupan Pekan Olah Raga Kota Padang di Wakili Pj Sekda Arfian Di Stadion H.Agus Salim

Padang, Sumbartoday.net – Pekan Olahraga Kota Padang (Porkota) Padang Tahun 2021 yang berlangsung sejak 15 Desember lalu, resmi ditutup Wali Kota Padang yang diwakili Pj Sekda Arfian di Stadion H. Agus Salim, Selasa (21/12) sore.

Kecamatan Padang Timur sukses menjadi juara umum dengan mengoleksi medali terbanyak yakni 49 emas, 39 perak dan 29 perunggu. Disusul Kecamatan Lubukbegalung dengan 43 emas, 27 perak dan 36 perunggu serta di tempat ketiga Kecamatan Koto Tangah 41 emas, 29 perak dan 56 perunggu. Event olahraga yang diikuti 11 kecamatan se-Kota Padang dengan mengikuti sebanyak 28 cabang olahraga (cabor) itu.

Penyerahan Piala Bergilir Juara Umum Porkota Padang 2021 diserahkan langsung Pj Sekda Arfian diterima Camat Padang Timur yang sebelumnya didahului pengalungan medali kepada pemenang cabang Sepakbola.
Pj Sekda Arfian atas nama Pemerintah Kota Padang mengaku bersyukur gelaran Porkota Padang di tahun ini dengan berjalan lancar dan sukses.

“Harapan kita tentunya, melalui Porkota ini nantinya akan melahirkan atlet-atlet yang berprestasi serta unggul dan berdaya saing dari Kota Padang untuk Sumatera Barat dan juga Indonesia. Semoga kegiatan ini dapat kita gelar terus berkelanjutan sekali dua tahun dan dengan penyelenggaraan yang lebih baik dan semarak lagi tentunya,” ungkapnya didampingi Kadispora Mursalim.

Arfian juga menyebut, ajang Porkota ini digelar juga dalam rangka persiapan Kota Padang menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2023 mendatang dan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Aceh Tahun 2024.

“Jadi persiapannya kita mulai dari sekarang melalui Porkota ini. Alhamdulillah para atlet dalam kompetisi ini memberikan penampilan terbaiknya. Karena bagi atlet di masing-masing cabor yang terbaik tentu akan dilirik untuk mewakili Padang pada Porprov nantinya. Jayalah olahraga Kota Padang,” imbuh Pj Sekda bersemangat didampingi Kepala Dispora Mursalim.
Sementara itu Ketua KONI Padang Yusra menyebut, Porkota Padang 2021 ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan sejak pelantikan pengurus di bawah kepemimpinannya.

Alasan kuat pihaknya menggelar kegiatan tersebut yaitu untuk memberikan wadah bagi para atlet kota Padang untuk saling menguji kemampuan sesama atlet karena selama pandemi Covid-19 tidak ada wadah kegiatan untuk berlaga.

“Kita dari KONI Kota Padang berterima kasih kepada pihak 11 kecamatan yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Porkota tahun 2021 ini. Begitu juga kepada Dispora Kota Padang, panitia penyelenggara dan semua unsur yang mendukung penyelenggaraan Porkota Padang 2021 ini,” ungkapnya.

Senada dengan itu Ketua Panitia Pelaksana Porkota Padang 2021 Erizal Syaf menyebutkan total cabor yang akan dipertandingkan dalam Porkota Padang 2021 sebanyak 28 cabor dengan melibatkan 2.339 atlet ditambah official dan pelatih 63 orang dari 11 kecamatan.
Dalam kesempatan itu hadir Kadispora Sumbar Ketua KONI Sumbar Agus Suardi, dan Ketua KONI Kota Padang Yusra, unsur Forkopimda Padang dan sejumlah Anggota DPRD Kota Padang serta Camat se-Kota Padang beserta jajaran dan unsur terkait lainnya. (Aca)

Walikota Padang,Resmi Buka Pekan Olahraga Kota Padang

Padang–Sumbartoday.net -Walikota Padang, Hendri Septa, membuka Pekan Olahraga Kota (Porkota) Padang, di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aia Pacah, Rabu, (15/12) pagi.

“Atlet-atlet yang telah ditempa selama ini akan terlihat hasilnya melalui Porkota ini. Porkota adalah salah satu ajang pencarian atlet berbakat,” kata Hendri Septa, saat pembukaan Porkota.

Ia melanjutkan, Kota Padang memang harus memiliki atlet yang berbakat, supaya bisa berprestasi pada ajang olah raga yang levelnya lebih tinggi.

“Saya melihat selama ini dan berkaca hasil PON Papua lalu, atlet asal Padang masih kalah jauh dalam perolehan medali dibanding atlet daerah lain di Sumbar yang ikut berlaga di PON,” ucap Hendri.

Menurut Hendri, Kota Padang tidak pernah terkalahkan oleh daerah lain selama penyelenggaran pekan olahraga provinsi (Porprov) Sumbar. “Namun, kalah dalam perolehan medali emas dari daerah lain di
Sumbar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, mencetak atlet berprestasi pada level nasional dan dunia tidak bisa secada instan. Namun, harus melewati pembinaan jangka panjang dan berjenjang, serta latihan kontinu dan terukur.

“Dengan banyaknya mengikuti berbagai ajang olahraga, akan membuat mental dan fisiknya menjadi terlatih. Oleh karena itu, kita mengadakan Porkota kali ini untuk mendapatkan atlet yang benar-benar mumpuni,” papar Hendri.

Hendri menyampaikan, Porkota semestinya terselenggara pada 2020, tetapi bisa terlaksana pada 2021, akibat wabah pandemi Covid-19. Dampaknya, membuat pembentukan atlet- atlet menjadi terhenti.

“Melalui Porkota ini, akan terjaring atlet Kota Padang yang akan dipersiapkan mengikuti Porprov Sumbar pada 2023, serta PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024. Mari ikuti dan sukseskan Porkota kali ini,” pungkas Hendri.

Sementara itu, Ketua KONI kota Padang, Yusra Syarif, mengatakan, Porkota adalah wadah atlet Kota Padang untuk menguji kemampuan menjelang Porprov Sumbar.

“Tentunya kami mengharapkan para atlet bertanding dengan semangat jiwa olahraga tinggi, jujur, dan dengan sportivitas yang luar biasa,” ujar Yusra Syarif.

Ketua Panitia Porkota Padang, Erizal Syaf, mengatakan, sebelas kecamatan mengikuti Porkota yang akan mempertandingan 28 Cabang Olahraga (Cabor).

“Porkota Padang2021 dipusatkan di GOR H. Agus Salim Padang. Seluruh atlet akan berada di arena olahraga hingga 21 Desember mendatang,” pungkasnya. (Aca)

Agus Suardi Lantik Yusra Pimpin KONI Padang

Padang,Sumbartoday – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang periode 2021- 2025 secara resmi dilantik oleh Ketua KONI Sumbar, Agus Suardi Padang Imelda Water Park Kamis (2/11).

Pengukuhan disaksikan langsung oleh Walikota Padang, Hendri Septa B,Bus,M.I.B Ditandai dengan penyerahan pataka dan penandatanganan SK KONI Kota Padang oleh Ketua KONI terpilih Kota Padang, Yusra MS bersama Ketua KONI Sumatera Barat,H. Agus Suardi
Pelantikan selain dihadiri Walikota Padang, Hendri Septa B,Bus,M.I.B juga dihadiri FORKOPIMDA, ketua KONI Kabupaten/ Kota se Sumatera Barat dan undangan lain.

Hendri Septa B,Bus,M.I.B mengatakan kita satukan hati untuk mensejahterakan Para atlit Kota Padang kami harap kepada pengurus yang baru dilantik dapat memperhatikan atlit- atlit serta bisa sinergitas dengan KONI Sumbar.

Perlu Adanya sinergitas dan kekompakan seluruh pengurus untuk memajukan olah raga kot Padang , tidak ada superman yang ada itu adalah super tim ujar yusra,

Yusra juga menambahkan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkota) Padang ditabuh tanggal 15-22 Desember 2021 mendatang.

Porkota tahun 2021 ini akan dilaksanakan selama sepekan. Iven olahraga yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19 itu direncanakan dibuka Wali Kota Padang. Pembukaan dilangsungkan di Lapangan Upacara Kompleks Perkantoran Balai Kota Padang di Aie Pacah.

Pembukaan Porkota Tahun 2021 dimeriahkan dengan parade atau defile kontingen masing-masing kecamatan. Selain itu juga dimeriahkan dengan penampilan barongsai, atlet wushu, pesilat, serta atraksi barongsai.

Porkot Padang Tahun 2021 diikuti seluruh kecamatan di Padang. Sebelas kecamatan akan saling beradu strategi dan taktik di tiap cabang olahraga yang dipertandingkan. dipertandingkan selama sepekan itu, ” jelas Ketua KONI Padang.

Yusra menuturkan, pelaksanaan Porkota akan bernilai positif bagi perkembangan olahraga di Padang. Porkota akan mempertandingkan 28 cabor olah raga yang nantinya melahirkan atlet berbakat yang nantinya akan membela Kota Padang di ajang lebih besar lagi.( Aca )

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Refresh